TEMANGGUNG-Di puncak tertinggi pegunungan yang membelah Temanggung dan Semarang, Dusun Balong, Desa Kaloran, merasakan getirnya musim kemarau. Bagi 50 Kepala Keluarga, atau sekitar 200 jiwa yang bermukim di sana, krisis air bersih bukanlah cerita, melainkan kenyataan pahit yang mengeringkan harapan bersama sumur-sumur mereka.
Menyadari urgensi situasi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung tak tinggal diam. Bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, sebuah gerakan kolaboratif penanganan krisis air bersih diluncurkan pada Kamis (30/7/2026), demi mengembalikan senyum di wajah warga Balong.
Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos., yang turut hadir memimpin langsung pendistribusian air, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam.
"Menindaklanjuti situasi kekeringan yang terjadi di Temanggung, khususnya Dusun Balong di mana debit air berkurang drastis, alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan dropping air bersih. Ini adalah langkah awal untuk membantu kebutuhan dasar warga, " kata Letkol Inf Richie Fadly.

Dandim menegaskan bahwa Kodim hadir bukan sendirian, melainkan sebagai penggerak utama yang merajut kolaborasi lintas sektor demi solusi berkelanjutan.
"Kami mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Temanggung untuk bekerja sama. Kodim siap menjadi garda terdepan yang masuk ke masyarakat, menyerap informasi kekeringan, dan mendorong pemerintah daerah untuk mengambil tindakan lanjutan. Kepada masyarakat, kami imbau agar menggunakan bantuan air bersih ini secara bijak dan efektif sesuai peruntukannya, " tegasnya.
Aksi dropping air ini memang merupakan solusi darurat jangka pendek. Namun, melihat kondisi geografis Dusun Balong yang menantang, BBWS Serayu Opak berupaya mencari terobosan teknis yang lebih permanen.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air BBWS Serayu Opak, Vicky Ariyanti, S.T., M.Eng., memaparkan temuan dari pemetaan awal.
"Lokasi ini berada di pucuk gunung dengan elevasi tinggi (mdpl), sehingga penanganannya spesifik. Solusi teknis jangka panjang yang sedang kami kaji adalah pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) atau sumur dalam di atas 100 meter, memanfaatkan Cekungan Air Tanah (CAT) Magelang-Temanggung, " jelas Vicky.

Selain itu, metode rainwater harvesting komunal skala besar juga dilirik sebagai alternatif penampungan air hujan sebelum musim kemarau tiba. Vicky menambahkan, BBWS telah menyiapkan bantuan dropping air rutin hingga Oktober mendatang dan siap menyesuaikan jika kondisi kemarau memburuk.
Acara penanganan krisis air di Dusun Balong ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos. (Dandim 0706/Temanggung), Vicky Ariyanti, S.T., M.Eng. (Kabid OP SDA BBWS Serayu Opak beserta staf), Kapten Inf Asrori (Pasi Ter Kodim 0706/Temanggung beserta staf), Kapten Arm Redi Antoni (Danramil 09/Kaloran beserta anggota), perwakilan BPBD Kabupaten Temanggung, serta tokoh masyarakat dan warga Dusun Balong. Sinergi ini membuktikan komitmen TNI, lembaga teknis kementerian, dan pemerintah daerah dalam mengawal hak dasar warga atas air bersih, bahkan di pelosok terpencil sekalipun.








































