Pemimpin Industri "Fintech" di Singapura dan Salah Satu Pendiri EFGH, Chia Hock Lai, Jadi "Fellow" di British Blockchain Association

1 day ago 2

Chia menjadi satu dari tiga tokoh yang menerima gelar bergengsi di dunia ini di London.

LONDON dan SINGAPURA, 31 Maret 2026 /PRNewswire/ -- Embed Financial Group Cayman Holdings ("EFGH") yang berkantor pusat di Singapura, hari ini mengumumkan, salah satu pendiri yang juga menjabat Chief Executive Officer Asia, Chia Hock Lai ("Chia"), telah menjadi Fellow organisasi nirlaba British Blockchain Association (FBBA), salah satu gelar yang paling bergengsi dalam ekosistem blockchain dan teknologi distributed ledger global.

 EFGH

Chia Hock Lai (left), Co-Founder, Asia CEO and Group Chief Digital Assets Officer of Embed Financial Group Holdings (EFGH), with Natalie Elphicke (centre), a Member of the UK Parliament involved in policy discussions on technology and innovation, and Joshua Ashley Klayman (right), a partner at Linklaters and a leading advisor on digital assets and financial regulation, at ISC2026 in London, where he was inducted into the Fellowship of the British Blockchain Association. PHOTO: EFGH

Gelar tersebut, sebagai penghargaan individual tertinggi dari BBA, secara resmi diberikan kepada Chia di Portcullis House dalam ajang Blockchain International Scientific Conference Ke-8 (ISC2026) yang berlangsung di London pada 27 Maret 2026. Tiga tokoh menerima gelar ini setelah melalui proses seleksi ketat yang mencakup lebih dari 90 nominasi. Dua penerima lainnya, Jonathan Berry (Rt. Hon. Lord Viscount Camrose), Shadow Minister, Science, Innovation and Technology, serta anggota House of Lords Inggris, dan Joshua Ashley Klayman, pakar hukum aset digital yang diakui secara global dan anggota Dewan Penasihat BBA.

Gelar Fellow merupakan bentuk pengakuan berbasiskan nominasi yang biasanya diberikan kepada tokoh industri senior, akademisi, dan pembuat kebijakan yang telah berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem blockchain serta penerapannya dalam lingkungan yang teregulasi dan institusional.

Chia merupakan salah satu dari dua penerima gelar ini asal Asia hingga saat ini, serta satu-satunya perwakilan dari sektor financial internet ("Finternet") dan infrastruktur aset digital. Chia bergabung dengan kelompok elit yang mencakup anggota parlemen, penasihat bank sentral, dan akademisi terkemuka.

Pengakuan ini memperkuat status EFGH, sebuah perusahaan finternet yang membangun infrastruktur dasar sektor jasa keuangan di Asia dan Afrika, sebagai pemimpin industri.

Pada 3 Desember 2025, EFGH menandatangani perjanjian penggabungan usaha dengan perusahaan akuisisi dengan tujuan khusus (SPAC) yang diperdagangkan secara publik di Amerika Serikat, dengan nilai perusahaan pro forma sekitar US$425 juta, menjelang rencana pencatatan saham di Bursa Efek New York. EFGH membangun dan menerapkan infrastruktur keuangan dan administrasi yang mengintegrasikan layanan pembayaran, asuransi, dan keuangan digital dalam sistem yang digunakan oleh pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan di Afrika dan Asia, termasuk inisiatif infrastruktur digital berskala nasional.

Mengapa Pengakuan Ini Penting

Seiring dengan perkembangan aset digital yang semakin terintegrasi dengan sektor keuangan, pengaruh tidak lagi hanya ditentukan oleh teknologi, namun juga partisipasi dalam menyusun standar dan kerangka tata kelola yang mendukung penggunaannya.

Pengakuan yang diraih Chia membuktikan, sosok pemimpin industri yang berbasis Singapura turut berperan dalam wacana global tersebut, serta berkontribusi terhadap perancangan, regulasi, dan implementasi infrastruktur aset digital di berbagai pasar.

Hal tersebut juga memperkuat posisi Singapura sebagai pusat keuangan yang tidak hanya mengadopsi, melainkan juga membentuk kerangka global untuk keuangan digital.

Sosok yang Membangun Sistem, Bukan Hanya Perusahaan

Chia berpengalaman lebih dari satu dekade di berbagai industri, regulasi, dan institusi dalam bidang fintech dan aset digital.

Saat ini, Chia menjabat:

  • Chairman, Responsible Fintech Institute, organisasi nirlaba global yang berfokus pada praktik fintech yang bertanggung jawab
  • Co-chair, Digital Assets Association, lembaga yang menghubungkan institusi, bursa, dan penyedia infrastruktur
  • Kontributor dalam berbagai inisiatif regional terkait aset digital, tokenisasi, dan AI yang bertanggung jawab di sektor keuangan

Dia selalu mendorong kolaborasi antara pihak regulator, lembaga keuangan, dan penyedia teknologi untuk membangun infrastruktur yang mendukung penggunaan aset digital di ekonomi riil.

Implikasi bagi EFGH

Pengakuan yang diraih Chia dalam jaringan fellowship BBA memperkuat posisi EFGH sebagai perusahaan yang beroperasi dalam lingkungan institusional dan teregulasi dengan fokus utama pada standar global dan arah kebijakan yang semakin penting.

EFGH merupakan perusahaan infrastruktur keuangan asal Singapura yang membangun konsep "Finternet", mengintegrasikan layanan pembayaran, asuransi, dan keuangan dalam sistem digital dan fisik di Afrika dan Asia.

Seiring ekspansi perusahaan dan rencana keterlibatan yang lebih luas di pasar modal, termasuk rencana pencatatan saham di Amerika Serikat, pengakuan tersebut semakin meningkatkan kredibilitas EFGH di mata mitra institusional, regulator, dan investor.

Perspektif Manajemen

Dennis Ng, Executive Chairman, EFGH, mengatakan:

"Pengakuan tersebut mencerminkan tingkat operasional kami saat ini.

Infrastruktur keuangan modern tidak hanya ditentukan teknologi, namun juga standar dan kebijakan. Sosok pemimpin yang diakui dalam jaringan global mendukung kami untuk bekerja sama dengan pemerintah, pihak regulator, dan mitra institusional di berbagai pasar.

Hal ini juga mencerminkan peran pemimpin yang berbasis di Singapura dalam membangun masa depan keuangan digital."

Chia Hock LaiSalah Satu Pendiri dan CEO Asia, EFGH, mengatakan:

"Saya mendapat kehormatan besar meraih pengakuan yang mencerminkan arah perkembangan industri ini.

Seiring dengan perkembangan aset digital, kita harus mengalihkan fokus menuju pembangunan infrastruktur yang tepercaya, interoperabel, dan selaras dengan ekspektasi regulasi.

Fokus tersebut membutuhkan kolaborasi erat antara industri, pembuat kebijakan, dan akademisi. Saya menantikan kontribusi lebih lanjut melalui jaringan fellowship ini."

Tentang Embed Financial Group Holdings (EFGH)

EFGH merupakan perusahaan infrastruktur keuangan asal Singapura yang membangun "Finternet" dengan mengintegrasikan pembayaran, asuransi, dan layanan keuangan dalam sistem digital dan fisik di Afrika dan Asia.

Melalui kemitraan dengan pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan, EFGH mengembangkan serta menerapkan platform keuangan dan administrasi terintegrasi di lingkungan yang teregulasi dan sektor layanan esensial.

Tentang British Blockchain Association

BBA merupakan organisasi nirlaba dan lembaga kajian asal Inggris yang mendorong adopsi teknologi blockchain dan distributed ledger berbasiskan bukti.

BBA menghubungkan pembuat kebijakan, akademisi, insinyur, dan pemimpin industri di seluruh dunia, serta berkontribusi terhadap penelitian blockchain, pengembangan standar, dan dialog kebijakan.

Informasi selengkapnya:

Situs | LinkedIn | Facebook | Instagram | X

SOURCE Embed Financial Group Holdings

Read Entire Article
Karya | Politics | | |