Peringatan Hari Bela Negara ke-77, Ini Pesan Perhutani Banyuwangi Barat

1 month ago 27

Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke 77 tahun 2025 yang diikuti oleh segenap pejabat dan karyawan kantor KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan) yang dilakukan di lapangan upacara kantor Perhutani di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Jum’at (19/12/2025).

Peringatan Hari Bela Negara tahun ini mengusung tema: "Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju". Tema ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman bahwa dengan semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri.

Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat yang diwakili oleh Wakil Administratur, Indra Gunawan selaku Inspektur upacara menyampaikan amanat dari Presiden Republik Indonesia yang pada intinya bahwa Dunia saat ini berada dalam dinamika yang sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi menjadi tantangan nyata bagi seluruh bangsa.

“Ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbentuk perang siber, gerakan radikalisme, hingga ancaman bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam situasi seperti ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia, ” ucap Indra Gunawan.

“Saat kita memperingati Hari Bela Negara ke-77, saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah diuji oleh bencana alam. Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan Republik, sehingga ujian yang mereka hadapi hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka, ” tuturnya.

“Momentum Hari Bela Negara ke-77 hendaknya menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus kita wujudkan dalam tindakan nyata: hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing. Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad: Untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan, ” pungkasnya.

Secara terpisah Administratur KPH Banyuwangi Barat menyampaikan bela negara dapat dikaitkan dengan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh Perhutani, karena hutan merupakan sumber daya alam strategis yang penting bagi kedaulatan, keamanan, dan kesejahteraan nasional. Pengelolaan hutan yang efektif dan berkelanjutan secara langsung mendukung berbagai aspek pertahanan negara.

“Saya juga berpesan kepada segenap rimbawan dimanapun kalian berada, dengan semangat Bela Negara ke 77 jadikan momentum ini untuk lebih meningkatkan peran masing masing untuk berkontribusi pada negara, melalui upaya kelestarian hutan dengan menjaga sumber daya alam, ” tegas Muklisin.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |