Polres Morowali Berhasil Bekuk 7 Pelaku Perampok Bersenjata BRI Link di Ungkaya, Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Aparat 

1 month ago 22

MOROWALI, Indonesiasatu.id– Jajaran tim Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Morowali berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (perampokan) yang menggunakan senjata api di BRI Link Desa Ungkaya, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali. Kejadian yang sempat meresahkan warga ini terjadi pada Selasa malam, 16 Desember 2025, dan menimpa Junaidi, pemilik sekaligus pengelola BRI Link tersebut. Menurut keterangan resmi dari Polres Morowali, laporan polisi dengan nomor LP/B/18/XII/2025/SPKT/SEK Witaponda/Res Morowali/Polda Sulteng mencatat kerugian yang dialami korban mencapai Rp.6.000.000 (enam juta rupiah). Uang tersebut merupakan hasil transaksi harian yang rencananya akan disetorkan keesokan harinya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Morowali pada Selasa, 23 Desember 2025, Kepala Polres Morowali, AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., memaparkan secara rinci kronologis pengungkapan kasus ini dan memamerkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku, antara lain: satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver (diduga digunakan untuk mengancam korban), satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol, satu pucuk senjata jenis Air Softgun rakitan (modifikasi), satu buah baju rompi warna hitam (diduga digunakan pelaku untuk menyamarkan identitas), satu buah jaket switer warna biru, dua buah masker warna putih dan hijau putih, satu buah kaos warna hitam, delapan buah busur (anak panah), serta satu unit mobil CALYA warna hitam (dengan nomor polisi yang telah diidentifikasi). "Barang bukti ini sangat penting untuk memperkuat proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan nanti, " ujar AKBP Zulkarnain.

Kejadian perampokan bermula saat tiga orang pelaku mendatangi BRI Link milik Junaidi pada malam hari. Dengan menggunakan senjata api, para pelaku mengancam korban dan memaksa menyerahkan uang tunai yang ada di brankas. Setelah berhasil menggasak uang tersebut, para pelaku melarikan diri menggunakan mobil. Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan analisa rekaman CCTV, tim Reskrim Polres Morowali bergerak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melacak keberadaan mereka di wilayah Morowali Utara. "Awalnya kami mengira pelaku hanya tiga orang, sesuai dengan rekaman CCTV. Namun, setelah melakukan pengembangan, kami menemukan fakta bahwa ada lima orang yang terlibat langsung dalam aksi perampokan ini, " jelas Kapolres yang turut didampingi Kasat Reskrim AKP Erick Wijaya Siagian, Kapolsek Witaponda Iptu Armansyah serta personel Resmob Satreskrim Polres Morowali.

Dari hasil pemeriksaan intensif, polisi berhasil mengungkap peran masing-masing pelaku dalam aksi perampokan ini: AGL sebagai eksekutor utama yang bertugas menodongkan senjata api dan mengambil uang dari korban, M sebagai eksekutor yang membantu AGL mengancam korban, MT sebagai eksekutor yang mengawasi situasi di sekitar lokasi, IM sebagai sopir yang mengantar dan menjemput para pelaku, serta R sebagai penunjuk jalan yang memberikan informasi mengenai lokasi BRI Link yang menjadi target. Sementara WS dan WZ adalah pelaku kepemilikan senjata. Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah dengan merencanakan aksi perampokan secara matang, menggunakan senjata api untuk mengancam korban, dan memanfaatkan mobil rental untuk melarikan diri.

"Kami akan menjerat para pelaku dengan Pasal 365 Ayat (2) Ke-1 dan Ke-2 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, " tegas AKBP Zulkarnain. Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemilik usaha seperti BRI Link, untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain: memasang CCTV dengan kualitas yang baik dan ditempatkan di posisi strategis, tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di tempat usaha, melakukan penyetoran uang secara berkala ke bank, bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli keamanan, serta segera melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. "Kami berharap dengan adanya kejadian ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keamanan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap kondusif, " pungkas AKBP Zulkarnain.

Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Polres Morowali menunjukkan komitmennya dalam memberantas segala bentuk kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Atas hal itu, masyarakat Morowali menunjukkan apresiasi yang sangat tinggi terhadap gerak cepat jajaran Polres Morowali dalam menindak pelaku. "Kita sangat senang dan merasa aman karena polisi cepat bertindak. Kalau tidak, mungkin pelaku sudah lolos dan bisa melakukan kejahatan lagi, " ujar Malik, salah satu warga Morowali yang menaruh perhatian terhadap peristiwa tersebut. Banyak warga juga menyebarkan pujian melalui media sosial, menyebutkan bahwa kecepatan tanggapan polisi ini menjadi bukti tugas kepolisian dalam melindungi masyarakat. (TAR)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |