Polsek Ampenan Gerak Cepat Redam Cekcok Warga di Simpang Tiga Batu Ringgit

1 month ago 25

Mataram, NTB – Personel piket fungsi Polsek Ampenan bergerak cepat mendatangi lokasi terjadinya kesalahpahaman antarwarga di Simpang Tiga Batu Ringgit, Kamis malam (18/12/2025). Peristiwa tersebut melibatkan warga Lingkungan Batu Ringgit, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, dengan warga Lingkungan Gendur Gebang, Cakranegara, yang sempat memicu cekcok di lokasi kejadian.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Lingkungan (Kaling) Batu Ringgit dan Kaling Gendur Gebang. Langkah ini dilakukan untuk meredam situasi serta menyelesaikan persoalan secara cepat agar tidak meluas dan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Ampenan AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., menjelaskan bahwa kesalahpahaman yang terjadi antarwarga tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyadari kesalahan masing-masing.

“Peristiwa salah paham antarwarga beda lingkungan ini sempat memicu percekcokan. Begitu menerima informasi, personel Polsek Ampenan langsung menuju TKP untuk mengamankan situasi dan mencegah persoalan berkembang lebih luas yang dapat mengganggu kamtibmas, ” ungkap AKP Ahmad Majmuk, Jumat pagi (19/12/2025).

Penyelesaian masalah tersebut melibatkan kepala lingkungan masing-masing serta perwakilan keluarga dari kedua belah pihak. Melalui dialog dan musyawarah, kesalahpahaman berhasil diselesaikan dengan saling memaafkan.

Kapolsek Ampenan juga mengimbau masyarakat agar lebih menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi suatu persoalan.

“Utamakan komunikasi yang baik agar tidak terjadi salah paham. Dengan demikian, potensi permasalahan yang dapat mempengaruhi situasi kamtibmas ke depan dapat dihindari, ” pungkasnya.

Berkat respons cepat aparat kepolisian dan peran aktif aparat lingkungan, situasi di lokasi kejadian kembali aman dan kondusif.(Adb) 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |