MAGELANG - Semangat kebersamaan dan toleransi mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Magelang. Jajaran Polresta Magelang menggelar Bhakti Sosial Religi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok An Kiong Muntilan dengan melakukan kerja bakti membersihkan area rumah ibadah sekaligus menyerahkan bantuan perlengkapan kebersihan kepada pengelola klenteng.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026) pagi itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat lintas agama.

Sejak pukul 08.30 WIB, personel Polsek Muntilan bersama pengurus tempat ibadah bergotong royong membersihkan area dalam dan luar TITD Hok An Kiong yang berlokasi di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H., didampingi jajaran personel Polsek Muntilan, termasuk Panit Intelkam Ipda Totok S. dan Kanit Samapta Ipda Suprih Mulyono.
Polri Ingin Hadir untuk Semua Golongan
Selain membersihkan lingkungan rumah ibadah, Polresta Magelang juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan kepada pengurus TITD Hok An Kiong yang diterima langsung oleh Ketua TITD Hok An Kiong, Budi Raharjo.
Kasi Humas Polresta Magelang IPDA Ady Lilik Purbianto mengatakan, kegiatan Bhakti Sosial Religi merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan baik antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.
"Hari Bhayangkara tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Kami ingin menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri, pengelola rumah ibadah, dan masyarakat, " ujar Ady.
Menurutnya, rumah ibadah bukan hanya tempat menjalankan aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang harus dijaga bersama.
Wujud Kepedulian terhadap Kerukunan Umat Beragama
Ady menegaskan bahwa kegiatan sosial di rumah ibadah merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat. Semangat gotong royong dan toleransi harus terus dirawat agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dan kondusif, " katanya.
Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Personel kepolisian bersama pengurus tempat ibadah bekerja berdampingan membersihkan lingkungan klenteng, mulai dari halaman hingga area fasilitas pendukung lainnya.
Akan Menjangkau Rumah Ibadah Lainnya
Polresta Magelang berencana melanjutkan program Bhakti Sosial Religi ke sejumlah rumah ibadah lain di wilayah Kabupaten Magelang sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Ady, langkah tersebut bertujuan memperluas jangkauan kegiatan sosial sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di berbagai komunitas keagamaan.

"Ke depan kegiatan serupa akan kami laksanakan di beberapa tempat ibadah lainnya. Harapannya, kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman, " jelasnya.
Ketua TITD Hok An Kiong, Budi Raharjo, mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan jajaran Polresta Magelang melalui kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polresta Magelang. Kegiatan seperti ini bukan hanya membantu menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat, " ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Bhakti Sosial Religi di TITD Hok An Kiong menjadi salah satu potret nyata bagaimana momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan untuk memperkuat nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
(Agung)
















































