Satgas Saber Pangan Sumbar Cek Harga Sembako Jelang Ramadan, Tak Ditemukan Lonjakan

8 hours ago 1

 Padang, Sumbar — Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga Pangan Sumatera Barat memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Sumbar masih stabil menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepastian tersebut diperoleh usai Satgas melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan langsung harga pangan di Pasar Siteba Nanggalo, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat, AKBP Donatus Kono, S.H., S.I.K., M.H., bersana instansi terkait sebagai bagian dari upaya pengawasan dan stabilisasi harga pangan strategis di daerah.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya lonjakan harga bahan pokok. Kondisi harga masih relatif stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri, ” kata AKBP Donatus Kono.

Ia menegaskan, Satgas akan terus melakukan pemantauan secara berkala, baik di pasar tradisional maupun ritel modern, guna mengantisipasi potensi kenaikan harga dan praktik penimbunan.

Sebelum sidak ke pasar, Satgas Saber Harga Pangan terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh DirKrimSus Polda Sumbar Kombes Andry Kurniawan dan diikuti oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Pangan, Kepala DPMPTSP, perwakilan Perum Bulog, unsur BUMN, serta instansi terkait lainnya.

Rapat membahas langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Sementara itu, perwakilan Bulog Sumbar memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng dalam kondisi aman. Harga beras SPHP terpantau di kisaran Rp13.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng berada di bawah harga eceran tertinggi sekitar Rp15.700 per liter.

“Ketersediaan beras dan minyak goreng kami pastikan cukup dan harga masih sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok pangan aman hingga Ramadan dan Lebaran, ” ujarnya.

Dinas Perdagangan Provinsi Sumbar menambahkan, pengawasan harga pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan kolaboratif, mengingat Sumatera Barat merupakan daerah rawan bencana yang dapat memengaruhi distribusi barang.

Satgas Saber Harga Pangan Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi distribusi dan harga pangan guna mencegah praktik penimbunan, permainan harga, serta memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga wajar dan terjangkau.


(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |