PUNCAK - Di tengah keheningan pagi Distrik Yugumuak, Kabupaten Puncak, Sabtu (10/1/2026), prajurit Pos Agengen dari Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai denyut nadi yang menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Aksi sosial memborong dagangan para mama Papua menjadi bukti nyata kepedulian mereka terhadap kesejahteraan warga pedalaman.
Sejak mentari mulai menyapa, langkah-langkah tegap para prajurit pos Agengen menyusuri lapak-lapak sederhana. Di sana, para mama Papua dengan penuh semangat menjajakan hasil bumi mereka: sayur-mayur segar, umbi-umbian yang kaya nutrisi, serta berbagai komoditas pangan khas daerah. Setiap dagangan dibeli langsung oleh prajurit dengan harga yang pantas, sebuah bentuk apresiasi tulus atas kerja keras mereka dalam menopang kehidupan keluarga.
Kapten Inf Sahrul Rozi, Komandan Pos Agengen, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pendekatan teritorial Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan membeli langsung dagangan para mama Papua, kami berharap dapat memutar roda ekonomi lokal dan memberikan suntikan semangat agar mereka terus berinovasi dan berkarya, ” ungkap Kapten Sahrul Rozi, penuh keyakinan.
Antusiasme terpancar jelas dari wajah para mama Papua. Senyum lebar merekah ketika melihat dagangan mereka ludes terjual, membawa kelegaan sekaligus harapan baru untuk kelangsungan ekonomi keluarga. Keberhasilan ini bukan hanya tentang transaksi jual beli, melainkan tentang jalinan kasih dan kepercayaan.
Salah seorang mama penjual tak kuasa menahan haru, matanya berbinar saat menyampaikan rasa syukurnya.
“Terima kasih banyak, Bapak TNI. Dagangan kami habis semua dibeli, kami sangat bahagia. Ini sungguh membantu kami untuk memenuhi kebutuhan makan dan perlengkapan anak-anak, ” ujarnya, suaranya bergetar penuh emosi.
Lebih dari sekadar dampak ekonomi harian, aksi sederhana ini berhasil menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara TNI dan masyarakat. Ketika prajurit TNI hadir dan larut dalam kehidupan sehari-hari warga, terciptalah simbol kemanunggalan yang kokoh di pegunungan Papua.
Melalui langkah-langkah kecil namun penuh makna ini, Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir, mengabdi sepenuh hati, dan menebar manfaat bagi seluruh masyarakat pedalaman. Bagi para prajurit Ksatria Jaya, kebahagiaan dan senyum rakyat adalah kehormatan tertinggi yang mereka junjung tinggi dalam setiap jejak pengabdian.








































