Selain Menipu, Ternyata Oknum Pangulu Haidir Gadaikan Sepeda Motor Inventaris, Warga: Pola pikirnya di luar nalar manusia

1 month ago 27

SIMALUNGUN - Kelakuan oknum Pangulu Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar berinisial HJ disebut warganya di luar nalar manusia waras. Bahkan, warga menuding oknum HJ pecandu narkoba, memiliki hobby menipu warganya 

Beredar kabar miring yang menyebutkan, oknum Pangulu Nagori Landbouw berinisial HJ menggadaikan inventaris sepeda motor bernomor polisi BK 2702 T kepada seseorang di Perdagangan, akhir-akhir ini jadi gunjingan warganya.

Informasi dihimpun, keberadaan sepeda motor berplat warna merah dan bermerk Honda Verza warna biru tersebut tidak terlihat warga di Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (22/12/2025), sekira pukul 19.00 WIB.

"Lebih dari setahun, sepeda motor dinas tersebut tidak terlihat digunakan si Haidir, " ungkap pria paruh baya saat ditemui.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, pada bulan Maret tahun 2025 yang lalu persoalan sepeda motor digadaikan oknum Pangulu HJ mencuat ke publik dan sepeda motor itu segera ditebusnya dari warga Marihat Bandar.

"Setau kami, karena naik ke media beritanya, si Haidir langsung menebus sepeda motor itu dari si Jhon Sinaga, " beber warga.

Meskipun, oknum Pangulu HJ telah menebus sepeda motor inventarisnya, selanjutnya warga mengatakan, sepeda motor itu tidak sepenuhnya ditebus, melainkan pindah tangan dan digadaikannya.

"Ditebus dari si Jhon  Sinaga selanjutnya, sepeda motor inventaris itu digadaikan si Haidir di wilayah Perdagangan, " tutup warga yang tidak ingin namanya disebut.

Namun, sangat disesalkan oknum Pangulu berinisial HJ tidak dapat dikonfirmasi melalui sambungan percakapan selularnya dikarenakan memblokir nomor awak media ini.

Hingga rilis berita ini dilansir ke publik, oknum HJ belum dapat ditemui secara langsung untuk dimintai tanggapannya terkait sejumlah uang warga dan keberadaan sepeda motor BK 2702 T tersebut.

Sebelumnya diberitakan,
Seorang petani, Ucok Gadong Saragih ditawari, sekiranya membeli pupuk bersubsidi ? Dikarenakan butuh pupuk untuk tanaman di ladangnya. Maka, pupuk bersubsidi dipesan sebanyak 35 zak.

Meskipun, belum tau di mana keberadaan pupuknya. Namun, Ucok Gadong Saragih membayar lunas pupuk senilai Rp 4, 2 Juta. Setelah menunggu sebulan lamanya, pupuk tersebut tak kunjung diantarkan.

Akhirnya, Ucok Gadong Saragih mendatangi dan bertemu oknum berinisial HJ di Kantor Pangulu Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat (12/12/2025), sekira pukul 09.30 WIB.

Singkat cerita, oknum Pangulu Nagori Landbouw HJ mengembalikan uang senilai Rp 3 Juta dan sisanya, dijanjikan akan dikembalikan Rp 1, 2 Juta pada hari Jumat sore tersebut.

Namun, setelah menunggu semalaman hingga hari Sabtu pagi (13/12/2025) Ucok Gadong Saragih belum menerima sisa uangnya tersebut dan Ia memutuskan untuk menjumpai kembali Pangulu tersebut.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |