Tragedi Maut Beji: Mobil vs Kereta, 4 Nyawa Melayang Seketika

9 hours ago 3

PASURUAN - Duka mendalam menyelimuti Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu, 30 November 2025. Sebuah tabrakan tragis antara mobil Honda Accord dan Kereta Api Mutiara Timur 209 merenggut empat nyawa seketika. Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Polres Pasuruan segera bergerak cepat merespons insiden memilukan ini.

Peristiwa nahas terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di KM 41 6/7, Petak Jalan Porong–Bangil. Mobil Honda Accord bernopol L-1519-ABJ yang melaju dari arah utara menuju selatan, diduga pengemudinya kurang waspada saat menyeberangi rel. Dalam sekejap, laju mobil terhenti oleh hantaman keras Kereta Api Mutiara Timur 209 yang datang dari arah barat ke timur.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, membenarkan kejadian ini dengan nada prihatin. “Begitu menerima laporan, Unit Laka Polres Pasuruan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, evakuasi korban, dan pengamanan jalur. Kami berkomitmen menangani setiap kecelakaan dengan cepat dan profesional, ” ujarnya, menekankan kesigapan jajarannya.

Dari hasil pemeriksaan awal, kelalaian pengemudi diidentifikasi sebagai faktor utama penyebab kecelakaan. Kondisi kendaraan diketahui memenuhi standar pabrik, meskipun TNKB depan tidak terpasang. Faktor jalan, cuaca, dan alam dinilai tidak berpengaruh signifikan.

Akibat benturan yang sangat keras, empat orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian: pengemudi Muhammad Muhaimin (32) beserta tiga penumpangnya, Suci Nurjannah (32), Muhammad Yisran Alim Mukhsin (7), dan Putri Indah Ramadhani (5). Mirisnya, seorang balita bernama Rizka Putri Maharani berhasil selamat meski mengalami luka ringan.

Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5, 8 juta, meliputi kerusakan pada bodi depan mobil dan lecet di sisi kanan gerbong kereta. Pihak kepolisian tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama di perlintasan tanpa palang pintu. Keselamatan harus menjadi prioritas, ” tegas Kapolres Pasuruan.

Untuk memperkuat penyelidikan, saksi mata di lokasi, Rusdi dan Halimatus Sadiyah, telah dimintai keterangan. Petugas dari Kanit Gakkum, Unit Laka, dan anggota Piket Pos Lantas Beji telah menyelesaikan penanganan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Read Entire Article
Karya | Politics | | |