Rejasari - BAZNAS UPZ An-Nur Rejasari, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, kembali meneguhkan komitmennya dalam memadukan gerakan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan silaturahmi dan pengajian rutin yang digelar setiap Ahad akhir bulan, sekaligus penyaluran bantuan khusus bagi pelaku UMKM yang membutuhkan.
Kegiatan dilaksanakan pada Ahad/Minggu sore (30/11/2025) ini berlangsung hangat di Sekretariat UPZ Mushola An-Nur Rejasari, Purwokerto Barat.

Silaturahmi yang Menguatkan Ukhuwah
Sekretaris UPZ An-Nur, Aulia, menegaskan bahwa kegiatan rutin ini merupakan ruang untuk merawat kebersamaan dan memperkuat rasa kekeluargaan warga.
“Tujuannya untuk menambah kebersamaan dan kekeluargaan warga sekitar Mushola An-Nur, sekaligus menambah wawasan peribadahan agar ibadah kita semakin benar dan berilmu, ” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus UPZ, takmir, jamaah Mushola An-Nur, dan warga masyarakat. Agenda ini sudah berjalan satu tahun dan dilaksanakan setiap Ahad akhir bulan.
Dalam pelaksanaannya, pengurus selalu mengadakan rapat awal bulan untuk memastikan kelancaran agenda.
“Kami selalu rakor di awal bulan. Termasuk menyurati penceramah sebagai pengingat kegiatan rutin. Rangkaian acaranya diawali pembacaan nadzom Asmaul Husna lalu pengajian, ” jelas Aulia.
Hadirkan Narasumber Dari BAZNAS Banyumas
Pada pengajian rutin kali ini, UPZ An-Nur menghadirkan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banyumas, H. Kodir, S.H.I., M.Pd., sebagai pengisi pengajian. Kehadirannya memberi nuansa baru sekaligus memperkaya wawasan keagamaan jamaah.
Para jamaah menyimak dengan khusyuk materi keislaman yang dibawakan, menjadi penguat spiritual yang diharapkan mampu mendorong perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Mendidik Iman dan Sosial
Menurut Aulia, pengajian ini menjadi jembatan antara pengurus dan warga. Kegiatan ini adalah wadah pendekatan UPZ kepada masyarakat.
"Kami terus mengedukasi jamaah agar beribadah dengan baik di hadapan Allah SWT, serta membangun hubungan sosial yang baik, ” tuturnya.
“Bantuan diberikan kepada yang mendaftar dan lolos seleksi sesuai regulasi. Tujuannya agar usaha mereka berkembang dan mandiri. Kelak, kami berharap penerima bantuan dapat menjadi munfiq ketika usahanya sudah mapan, ” terangnya.
Program bantuan UMKM ini disesuaikan dengan rencana kerja UPZ An-Nur dan terbuka bagi warga di berbagai wilayah, selama memenuhi regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan rutin ini, UPZ An-Nur ingin menghadirkan keseimbangan antara pembinaan iman dan penguatan ekonomi.
“Dengan silaturahmi, pengajian, dan bantuan sosial, harapan kami masyarakat semakin kuat imannya, semakin erat kebersamaannya, dan semakin mandiri ekonominya, ” tutur Aulia
UPZ Berbagi untuk UMKM: Bantuan yang Menguatkan Kehidupan
Selain pengajian, UPZ An-Nur juga menyalurkan bantuan modal UMKM kepada salah satu munfiq yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Pembina UPZ An-Nur, Ust. Daryanto, menjelaskan latar belakang pemberian bantuan tersebut.
“Usulan bantuan ini diajukan oleh seorang munfiq saya. Saya tahu betul kondisinya. Keluarga ini hanya bergantung pada jualan peyek kacang untuk hidup, ” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan adalah istri dari mantan kayim Mushola An-Nur Rejasari yang kini sudah sepuh dan tidak lagi dapat bertugas. Keluarga tersebut juga menanggung kebutuhan dua cucu.
“Melihat kondisi itu, pengurus UPZ sepakat untuk membantu. Kami memberikan bahan-bahan baku pembuatan peyek dan uang tunai Rp300.000, dengan total bantuan sekitar Rp650.000, ” tambahnya.
Penerima bantuan tersebut adalah Ibu Kayim Muhdiri, warga RT 1 RW 4 Rejasari, Purwokerto Barat.
“Semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi pengurus, masyarakat sekitar, dan para munfiq. Selama niatnya lillah, insyaAllah Allah mudahkan, '' tutup Ust. Daryanto.
(Djarmanto-YF2DOI)











































