Purwakarta – Dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Cikadu Koramil 1904/Campaka Kodim 0619/Purwakarta, Serda Tatan Hartanto, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) di wilayah Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Senin (13/07/2026).
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan untuk mendukung para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Selain memberikan motivasi kepada para petani, Babinsa juga melakukan komunikasi sosial guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sehingga dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Babinsa Desa Cikadu, Serda Tatan Hartanto, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung sektor pertanian.
"Pendampingan ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami akan terus hadir bersama para petani untuk memberikan motivasi, pendampingan, dan membantu menciptakan ketahanan pangan yang kuat demi mendukung swasembada pangan nasional, " ujar Serda Tatan Hartanto.
Sementara itu, Danramil 1904/Campaka, Kapt. Arm. Deny Kristian, menegaskan bahwa seluruh Babinsa di wilayah binaannya terus didorong agar aktif mendampingi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
"Babinsa harus menjadi motor penggerak di wilayah binaan. Melalui pendampingan ketahanan pangan, diharapkan produktivitas pertanian meningkat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung program pemerintah, " ungkap Kapt. Arm. Deny Kristian.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang harus didukung oleh seluruh jajaran TNI AD.
"Kodim 0619/Purwakarta berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan melalui peran aktif Babinsa di lapangan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, " tegas Dandim.
Senada dengan itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
"Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi solusi, motivator, dan penggerak sehingga tercipta kemandirian pangan yang kuat, maju, dan berkelanjutan, " ujar Danrem.
Melalui kegiatan pendampingan ketahanan pangan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta mewujudkan swasembada pangan nasional. (PERS)
















































