BABINSA PAMALAYAN KORAMIL 1303/CIJEUNGGING GELAR KOMSOS BERSAMA KELOMPOK TANI, BAHAS SOLUSI ATASI KEKERINGAN DI DESA PAMALAYAN

1 week ago 7

Ciamis, 13 Juli 2026 – Babinsa Desa Pamalayan Koramil 1303/Cijeungjing, Kopka Hendra Mulyana, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Bapak Hanan dari Kelompok Tani Mukti dan Bapak Ajid dari Kelompok Tani Tunas Mekar di Dusun Pende RT 18 RW 06, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin (13/07/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan solusi alternatif dalam mengatasi dampak kekeringan yang saat ini dialami oleh sebagian besar lahan pertanian milik Kelompok Tani Mukti dan Kelompok Tani Tunas Mekar. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, Babinsa bersama para petani berdiskusi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian di tengah keterbatasan pasokan air.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kelompok Tani Mukti dan Kelompok Tani Tunas Mekar menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa terhadap kondisi para petani.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada kami. Melalui komunikasi ini, kami memperoleh berbagai masukan dan solusi alternatif untuk menghadapi musim kemarau serta berharap sinergi antara TNI dan para petani terus terjalin dengan baik, " ujar perwakilan Kelompok Tani Mukti dan Kelompok Tani Tunas Mekar.

Babinsa Desa Pamalayan, Kopka Hendra Mulyana, mengatakan bahwa pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang harus terus dilakukan.

"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan setiap permasalahan yang dihadapi, termasuk persoalan kekeringan. Melalui komunikasi sosial ini diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat, baik melalui koordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait, sehingga para petani tetap dapat menjalankan aktivitas pertaniannya secara optimal, " ungkap Kopka Hendra Mulyana.

Sementara itu, Danramil 1303/Cijeungjing, Kapten Inf Nalim Wabula, menegaskan bahwa jajaran Babinsa harus terus aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat.

"Babinsa harus menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional, " tegas Kapten Inf Nalim Wabula.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan sarana efektif untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kegiatan komunikasi sosial harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi warga di wilayah binaan, " 

"Kami mendorong seluruh aparat kewilayahan untuk terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat. Dengan kebersamaan, setiap permasalahan di lapangan akan lebih mudah diatasi, termasuk dampak kekeringan terhadap sektor pertanian.

"TNI AD akan terus hadir bersama rakyat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial. Pendampingan kepada para petani merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, " tegas Dandim 0613/ Ciamis

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan musim kemarau, sehingga produktivitas pertanian di Desa Pamalayan tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah dapat terus ditingkatkan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |