Suasana kehangatan terasa di Aula Desa Sukamulya pada Minggu, 12 Juli 2026, saat Koptu Dadan N, Babinsa Desa Sukamulya, menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga Dusun Sukaharja. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai persiapan dan antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan tiba.
Tujuan utama Komsos ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan komunikasi antara Babinsa dengan warga binaannya. Lebih dari itu, Koptu Dadan N ingin memastikan warga mendapatkan himbauan langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi dampak negatif musim kemarau, seperti potensi kebakaran lahan, penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), hingga ancaman krisis air bersih.
Dalam sesi Komsos yang interaktif, Koptu Dadan N menyampaikan beberapa poin penting. Ia mengajak warga untuk secara rutin melaksanakan kerja bakti, membersihkan selokan dari sampah dan rumput kering yang mudah terbakar guna mencegah risiko kebakaran. "Kebersihan lingkungan adalah kunci utama kita, terutama saat musim kemarau. Sampah kering bisa menjadi sumber api yang sangat berbahaya, " ujar Koptu Dadan N.
Selain itu, himbauan mengenai penghematan air bersih menjadi prioritas. Warga diingatkan untuk bijak dalam penggunaan air dan disarankan menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. "Mari kita kelola sumber daya air kita dengan baik. Menampung air hujan bisa sangat membantu saat kebutuhan air meningkat, " tambahnya.
Kesehatan juga menjadi sorotan. Koptu Dadan N mengingatkan warga untuk waspada terhadap penyakit yang kerap muncul saat kemarau, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), DBD, dan diare. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, termasuk menguras bak mandi secara rutin, minimal seminggu sekali. "Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kebiasaan kecil seperti menguras bak mandi bisa mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, " tuturnya.
Aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tak luput dari pembahasan. Warga dihimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan selalu waspada terhadap orang asing yang masuk ke lingkungan desa. Koptu Dadan N menegaskan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga jika ada kendala di lapangan.
Tanggapan positif mengalir dari masyarakat. Warga Dusun Sukaharja menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan himbauan yang diberikan oleh Babinsa. Mereka sepakat untuk menggiatkan kembali kerja bakti setiap hari Minggu. "Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak Babinsa. Kami siap untuk lebih aktif lagi dalam kerja bakti, " kata salah seorang warga.
Beberapa usulan juga muncul dari warga, salah satunya adalah permohonan bantuan tandon air darurat dari Pemdes jika musim kemarau berlangsung panjang. Warga juga menyatakan kesiapannya untuk terus berkoordinasi dengan Babinsa dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
Hasil dari Komsos ini terasa nyata. Warga kini semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan saat musim kemarau. Kesepakatan untuk melakukan kerja bakti rutin setiap minggu di Dusun Sukaharja pun terbentuk, memperkuat semangat gotong royong. Terjalin pula komunikasi yang semakin erat antara Babinsa dan warga binaan, menciptakan suasana wilayah Dusun Sukaharja yang aman, tertib, dan kondusif.
















































