Bapas Purwokerto Ikuti Pengarahan Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Perkuat Disiplin dan Integritas Pegawai

7 hours ago 4

Purwokerto, 21 Juli 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto mengikuti kegiatan Pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa (21/7) mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Kegiatan diikuti oleh Kepala Bapas Kelas II Purwokerto beserta seluruh jajaran pegawai di Aula Bapas Purwokerto sebagai bentuk penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah menekankan pentingnya penguatan disiplin pegawai sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas. Seluruh pegawai diingatkan untuk senantiasa mematuhi ketentuan kedinasan, mulai dari penggunaan atribut dinas secara lengkap hingga kepatuhan terhadap jam kerja sebagai wujud profesionalisme aparatur.

Selain itu, Kakanwil juga menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Setiap Kepala UPT diminta bertanggung jawab penuh terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja serta memastikan tidak terjadi pelanggaran yang dapat mencederai integritas institusi.

Dalam kesempatan tersebut, pegawai juga diingatkan untuk menjaga integritas dengan menjauhi praktik perjudian online maupun pinjaman online yang dapat berdampak negatif terhadap kehidupan pribadi maupun profesional. Seluruh jajaran didorong untuk menerapkan pola hidup sederhana, mengelola keuangan secara bijaksana, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dengan tetap menjaga etika dan kerahasiaan informasi kedinasan.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa setiap kepala satuan kerja wajib melaksanakan pengawasan melekat secara konsisten, meningkatkan deteksi dini terhadap potensi permasalahan, serta memperkuat koordinasi yang efektif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, menegaskan bahwa profesionalisme aparatur harus dibangun melalui disiplin dan integritas yang kuat. "Disiplin bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi merupakan cerminan tanggung jawab moral setiap insan pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, " ujar Mardi Santoso.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga nama baik institusi di tengah perkembangan teknologi informasi. "Jagalah integritas, jauhi praktik yang dapat merusak kepercayaan publik, serta manfaatkan media sosial secara bijak dengan tetap menjaga marwah institusi dan kerahasiaan informasi, " tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, menyampaikan komitmennya untuk mengimplementasikan seluruh arahan Kakanwil dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. "Arahan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Bapas Purwokerto untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, " ungkap Nasirudin.

Ia menambahkan bahwa Bapas Purwokerto akan terus memperkuat pengawasan internal dan membangun budaya kerja yang positif di lingkungan kantor. "Kami berkomitmen menjadikan setiap arahan sebagai pedoman kerja, sehingga Bapas Purwokerto mampu mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang akuntabel, bersih, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas, " tambahnya.

Melalui kegiatan pengarahan ini, Bapas Kelas II Purwokerto menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, seluruh jajaran Bapas Purwokerto siap mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang semakin berintegritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |