MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bati Komsos Koramil 1311-09/Bahodopi, Serma Ady Mulyadi, mewakili Danramil 1311-09/Bahodopi menghadiri kegiatan Sosialisasi Peran dan Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tingkat Kecamatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Morowali di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sistem kewaspadaan dini masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, ketertiban, maupun konflik sosial yang dapat menghambat stabilitas dan pembangunan di daerah. Selain memberikan pemahaman mengenai fungsi FKDM, kegiatan ini juga menjadi momentum pembentukan forum di tingkat kecamatan sebagai wadah koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kabupaten Morowali Sukman Gapal, S.P., Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Astri Gintu, S.E., Sekretaris Kecamatan Bahodopi Dahran Manan, S.Sos., Kasat Binmas Polres Morowali Iptu Muh. Saiful, S.H., Serma Ady Mulyadi mewakili Danramil 1311-09/Bahodopi, Kepala Desa Bahodopi Suradi, A.MKL., Ketua Adat To Bungku H. M. Ridwan, para kepala desa se-Kecamatan Bahodopi, serta sekitar 40 orang tamu undangan.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kewaspadaan dini melalui peran aktif masyarakat dalam mendeteksi, mengidentifikasi, dan melaporkan setiap potensi ancaman maupun konflik sosial kepada pihak yang berwenang. Kehadiran FKDM diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dengan pemerintah serta aparat keamanan.
Bati Komsos Koramil 1311-09/Bahodopi, Serma Ady Mulyadi, mengatakan kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) bukan sekadar memenuhi amanat regulasi, tetapi merupakan langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. Melalui FKDM, setiap potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif memberikan informasi, menjaga komunikasi yang baik, serta bersama-sama menciptakan Kecamatan Bahodopi yang aman, damai, dan kondusif demi mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Morowali, " ujar Serma Ady Mulyadi.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Morowali Sukman Gapal menyampaikan bahwa pembentukan FKDM merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih cepat melalui koordinasi yang baik.
Dengan terbentuknya FKDM di tingkat Kecamatan Bahodopi, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas wilayah. Kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi modal penting untuk mendukung iklim investasi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Morowali.
















































