Bea Cukai Morowali Bongkar Peredaran BKC Ilegal, 1,7 Juta Batang Rokok Ditindak hingga Juli 2026

6 days ago 4

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kabupaten Morowali terus menjadi perhatian serius Bea Cukai Morowali. Pengawasan diperketat dari jalur distribusi hingga tempat penjualan eceran untuk memastikan barang ilegal tidak semakin leluasa beredar di tengah masyarakat.

Hasilnya cukup signifikan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Bea Cukai Morowali telah melakukan 222 penindakan terhadap BKC ilegal. Dari seluruh penindakan tersebut, petugas mengamankan sekitar 1, 7 juta batang rokok ilegal dan 1.683 liter minuman beralkohol ilegal.

Tak hanya dari sisi jumlah barang, nilai hasil penindakan juga terbilang besar. Total perkiraan nilai barang yang ditindak mencapai lebih dari Rp178 miliar, sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp7 miliar.

Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pengawasan terhadap BKC ilegal terus dilakukan secara serius, terutama di wilayah Morowali yang memiliki aktivitas ekonomi dan distribusi barang yang cukup tinggi.

Selain melakukan penindakan, Bea Cukai Morowali juga mencatat nilai ultimum remedium hingga Juli 2026 mencapai Rp2, 7 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mendorong kepatuhan terhadap ketentuan di bidang cukai.

Penindakan terhadap BKC ilegal tidak dilakukan secara tiba-tiba. Setiap langkah di lapangan diawali dengan kegiatan pengawasan yang mencakup pengumpulan informasi, patroli, pemeriksaan, hingga menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran barang kena cukai ilegal.

Pengawasan dilakukan di sejumlah jalur yang dinilai memiliki potensi menjadi pintu masuk dan jalur distribusi BKC ilegal. Perusahaan jasa ekspedisi hingga tempat penjualan eceran menjadi bagian dari sasaran pengawasan Bea Cukai Morowali.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemberantasan BKC ilegal tidak hanya menyasar pelaku di tingkat distributor, tetapi juga dilakukan hingga ke hilir.

Kepala Kantor Bea Cukai Morowali, Muhariadi Angkat, menegaskan bahwa jajarannya akan terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran BKC ilegal. Upaya tersebut dilakukan melalui dua pendekatan, yakni edukasi kepada masyarakat dan penindakan terhadap pihak-pihak yang masih mengedarkan barang ilegal.

“Bea Cukai Morowali akan terus melakukan kegiatan pengawasan peredaran BKC ilegal, baik melalui pemberian edukasi kepada masyarakat maupun melalui kegiatan penindakan di tingkat distributor maupun di hilir, ” tegas Muhariadi.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai peredaran BKC ilegal. Masyarakat tidak hanya diharapkan memahami dampak peredaran barang ilegal, tetapi juga ikut berperan dengan tidak membeli maupun menjual BKC yang tidak memenuhi ketentuan.

Sebab, peredaran BKC ilegal bukan hanya persoalan pelanggaran aturan. Di sisi lain, keberadaannya juga dapat berdampak terhadap penerimaan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha yang telah memenuhi kewajiban cukai.

"Karena itu, Bea Cukai Morowali terus mendorong kesadaran masyarakat agar tidak menjadi bagian dari rantai distribusi barang ilegal, " ungkapnya.

Dukungan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat pengawasan. Informasi dari masyarakat mengenai dugaan peredaran BKC ilegal dapat membantu petugas melakukan pemetaan terhadap jalur distribusi maupun titik-titik yang perlu mendapat perhatian lebih.

Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, Bea Cukai Morowali berkomitmen meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran BKC ilegal.

Hingga Juli 2026, sebanyak 222 penindakan telah dilakukan dengan jutaan batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman beralkohol ilegal berhasil diamankan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap BKC ilegal terus diperkuat, dari jalur distribusi hingga ke tingkat penjualan.

Ke depan, Bea Cukai Morowali memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga memperkuat edukasi dan menggandeng masyarakat agar pemberantasan BKC ilegal dapat dilakukan secara bersama-sama.

"Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, sekaligus memberikan efek jera bagi pihak yang masih mencoba mengambil keuntungan dari peredaran BKC ilegal di Morowali, " pungkasnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |