Bupati Kediri Berikan Kado Lebaran Spesial untuk 200 Anak Yatim

2 hours ago 2

KEDIRI - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, momen membeli baju baru selalu menjadi dambaan setiap anak. Merasakan kehangatan tradisi ini, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang istri yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa, menggagas sebuah kegiatan penuh makna: mengajak ratusan anak yatim untuk berburu pakaian lebaran.

Sebanyak 200 anak yatim yang berasal dari 26 kecamatan di seluruh penjuru Kabupaten Kediri, pada Kamis (12/3/2026), merasakan euforia berbelanja di pusat perbelanjaan modern, Kediri Town Square. Sorak sorai dan senyum lebar menghiasi wajah mungil mereka saat bebas memilih sendiri aneka busana yang paling mereka sukai.

"Tidak semua anak bisa mendapatkan sebagaimana yang anak-anak lain dapatkan seperti baju lebaran baru atau pun makanan. Harapan kita tak lain hanya ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah bersama anak-anak ini, " ujar Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, didampingi Mbak Cicha, sapaan akrab Eriani Annisa.

Awalnya, inisiatif yang digagas bersama TP PKK Kabupaten Kediri ini berencana untuk menyalurkan paket makanan bagi anak-anak yatim. Namun, setelah menimbang masukan dari berbagai pihak, muncul kesadaran bahwa menjelang Idul Fitri, banyak donasi makanan yang sudah mengalir. Oleh karena itu, hadiah berupa baju lebaran dirasa lebih tepat sasaran untuk memberikan kebahagiaan yang berbeda.

Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan kebebasan bagi anak-anak untuk memilih sendiri pakaian yang mereka inginkan. Lebih dari sekadar berbelanja, kegiatan ini juga menjadi pengalaman baru yang tak ternilai bagi sebagian anak yang mungkin belum pernah menginjakkan kaki di pusat perbelanjaan megah semacam ini.

Tradisi mulia ini ternyata bukan yang pertama kali digelar. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan. Namun, kali ini ada sedikit perbedaan dalam sistem pemberian hadiah. Alih-alih uang tunai, setiap anak dibekali voucher belanja senilai Rp500 ribu.

"Kita berikan dalam bentuk voucher ini supaya bisa dimaksimalkan oleh anak-anak, " jelas Mas Dhito, menekankan tujuan pemberian voucher agar pemanfaatannya lebih terarah dan sesuai keinginan anak.

Selama proses berbelanja, setiap anak yatim didampingi oleh dua orang perwakilan dari kecamatan masing-masing, serta seorang petugas dari pusat perbelanjaan. Kebersamaan semakin terasa ketika usai berbelanja, seluruh rombongan diajak untuk berbuka puasa bersama di Pendopo Panjalu Jayati.

Tak berhenti di situ, kebahagiaan mereka semakin lengkap dengan pembagian bingkisan lebaran, termasuk tas yang siap menemani aktivitas sekolah mereka. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebaikan sekecil apapun dapat membawa senyum dan harapan bagi sesama.(adv/PKP)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |