Bupati Kediri Dorong Siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare Kejar Mimpi Perguruan Tinggi

6 days ago 5

KEDIRI - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, akrab disapa Mas Dhito, secara langsung menyapa para siswa-siswi baru SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School untuk tahun ajaran 2026/2027 pada Kamis (23/7). Dalam pertemuan yang hangat itu, Mas Dhito membuka ruang bagi para siswa untuk menyampaikan pertanyaan, sebuah momen yang mengungkap semangat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Mas Dhito tak lupa memberikan pesan penting kepada 100 siswa angkatan ke-4 yang berhasil terpilih dari 298 pendaftar. Beliau menekankan pentingnya fokus belajar dan memanfaatkan kesempatan emas yang telah diperoleh.

"Beberapa pertanyaan anak-anak apakah akan mendapatkan beasiswa kalau masuk perguruan tinggi. Persoalan beasiswa itu seleksi alam. Prinsipnya hari ini saya minta kepada anak-anak untuk fokus belajar, " ujar Mas Dhito, Jumat (23/7).

Beliau menjelaskan bahwa beasiswa bukanlah sesuatu yang bisa ditunggu, melainkan harus dicari. Sumbernya pun beragam, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kediri, perguruan tinggi, hingga instansi lainnya. Bagi siswa yang berprestasi dan memenuhi syarat, beasiswa dipastikan akan didapatkan.

Mas Dhito berkomitmen untuk terus memantau perkembangan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, berharap prestasi gemilang angkatan pertama yang mayoritas sukses masuk perguruan tinggi dapat terus dipertahankan bahkan dilampaui oleh angkatan-angkatan berikutnya.

"Harapannya angkatan ke-2, ke-3 dan ke-4 yang baru masuk ini bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh angkatan pertama atau lebih, " ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Melalui SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, ia membuka pintu bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera (Desil 1-4) yang sebelumnya mungkin tak memiliki harapan untuk bersekolah dan tinggal di asrama secara gratis.

Kisah Arfa, seorang siswa dari Desa Satak, Kecamatan Puncu, menjadi bukti nyata. Ia mengaku sempat putus asa karena kendala biaya, bahkan terpaksa mencari kayu bakar untuk dijual demi bertahan hidup. "Saya sebenarnya pingin sekolah, belum pingin bekerja. Akhirnya dapat informasi sekolah gratis terus mencoba daftar, " tuturnya.

Kini, Arfa merasakan kebahagiaan luar biasa bisa menjadi bagian dari angkatan ke-4 SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Bersama teman-temannya, ia pun memupuk mimpi untuk terus menggapai cita-cita hingga jenjang perguruan tinggi.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |