Lamongan, - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Dandim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, memerintahkan Babinsa di wilayah teritorialnya untuk memantau langsung proses serap gabah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Kegiatan itu bertujuan untuk memastikan kelancaran penyerapan hasil panen petani, serta menghindari adanya potensi penundaan atau kendala dalam proses tersebut.
Kegiatan pemantauan serap gabah yang digelar pada hari Sabtu (05/04/2025) itu melibatkan Babinsa dari sejumlah Koramil di Lamongan.
Mereka terjun ke lapangan untuk mengawasi langsung proses panen yang dilakukan oleh para petani, sekaligus memfasilitasi komunikasi antara petani dan pihak pembeli gabah.
Babinsa juga memastikan bahwa harga gabah yang diterima petani sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah, serta memberikan edukasi terkait cara menjaga kualitas gabah agar tetap terjaga.
Letkol Wira, menjelaskan jika pemantauan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala dalam penyerapan gabah yang dapat merugikan petani.
“Selain memantau, kami juga memberikan pendampingan kepada para petani agar mereka bisa memperoleh harga yang wajar dan bisa menjual gabahnya tepat waktu. Hal ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, ” ujar Letkol Wira.
Ia menambahkan, bahwa Babinsa yang bertugas di setiap Desa memiliki peran penting dalam mengawasi dan membantu kelancaran proses distribusi hasil pertanian.
“Babinsa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan ketahanan pangan daerah berjalan dengan baik. Kami juga bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Bulog dan pembeli gabah, agar serapan gabah petani tidak terhambat, ” tandasnya. (*)