Diduga Jadi Sumber Kebisingan, Management THM 126 One Two Six Sampaikan Klarifikasi

10 hours ago 6

KAB TANGERANG - Management THM 126 One Two Six angkat bicara terkait pemberitaan yang ramai dalam beberapa hari terakhir mengenai dugaan kebisingan yang dikeluhkan warga sekitar atas keberadaan tempat hiburan malam tersebut di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

Menyikapi maraknya pemberitaan negatif yang dinilai berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak utuh di tengah masyarakat, pihak management menyampaikan klarifikasi agar persoalan tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang memiliki kepentingan lain di luar substansi permasalahan.

Perihal adanya kebisingan yang menjadi keluhan masyarakat sekitar, pihak management menegaskan bahwa selama ini mereka tetap berkomitmen dan bersikap kooperatif dalam menanggapi setiap masukan dari lingkungan sekitar. Bahkan sejak pemberitaan tersebut mencuat, telah dilakukan musyawarah di Kantor Kelurahan Mekar Bhakti yang dipimpin oleh Lurah Mekar Bhakti, dengan menghadirkan tokoh masyarakat, pemuda setempat, serta perwakilan management THM 126 One Two Six.

Pihak management menjelaskan bahwa sistem peredaman suara yang digunakan telah memenuhi standar teknis dan ditangani secara profesional. Sebagai bentuk respons, management juga telah melakukan penyetelan ulang sistem suara untuk mengantisipasi potensi kebocoran suara yang dapat mengganggu warga sekitar.

Selain itu, management menyebut telah dilakukan pengecekan langsung oleh sejumlah pihak terkait, pengurus lingkungan RW, perwakilan kecamatan, serta pemuda setempat. Dari hasil pengecekan tersebut, disebutkan tidak ditemukan sumber kebisingan dominan yang berasal dari THM 126 One Two Six.

“Memang ada kebisingan, tapi alangkah baiknya dikroscek dulu secara menyeluruh. Jangan sampai pemberitaan hanya menjurus ke satu tempat, karena di sini ada beberapa tempat hiburan, ” ujar Hendri selaku tokoh pemuda Kampung Nalagati.

Hendri juga menyampaikan bahwa pemuda setempat telah turun langsung melakukan pengecekan di area belakang ruko untuk memastikan sumber suara yang menjadi keluhan warga.

“Semalam kami dari pemuda turun langsung melakukan pengecekan ke belakang ruko. Hasilnya, sumber suara berasal dari beberapa titik, bukan hanya satu tempat. Temuan ini juga sudah kami sampaikan melalui Wakil RW beserta bukti yang kami miliki, ” jelasnya.

Sementara itu, Didik selaku Wakil Ketua RT setempat berharap persoalan tersebut dapat disikapi secara adil tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami berharap persoalan ini dilihat secara utuh. Jangan sampai ada pihak yang langsung disalahkan tanpa pengecekan menyeluruh, karena yang kami inginkan adalah kenyamanan warga tetap terjaga, ” ujar Didik.

Pihak management juga menegaskan bahwa seluruh perizinan operasional yang dimiliki THM 126 One Two Six telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah demi menjaga ketertiban lingkungan.

Sebagai penutup, management THM 126 One Two Six menegaskan komitmennya untuk terus kooperatif serta memastikan kegiatan usaha tetap berjalan selaras dengan kenyamanan masyarakat sekitar. Pihak management juga berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan media, dapat menyampaikan informasi secara objektif agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. (Spyn). 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |