Ford Fiesta Terperosok dan Tabrak Rumah Warga di Kawengen

10 hours ago 2

UNGARAN - Sebuah insiden tak terduga menggemparkan warga Dusun Kawengen, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Selasa (10/3/2026) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, sebuah mobil Ford Fiesta berwarna cerah yang dikemudikan seorang wanita bersama dua anaknya nyaris hilang kendali, terperosok di pinggir jalan kampung yang licin, sebelum akhirnya menabrak bangunan rumah warga. Syukurlah, peristiwa dramatis ini tidak menimbulkan korban jiwa, sebuah anugerah di tengah derasnya hujan.

Menurut penuturan Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, Rabu (11/3/2026), akar masalah kecelakaan ini diduga kuat lantaran pengemudi mengandalkan aplikasi navigasi Google Maps untuk mencari jalur alternatif. Tanpa disadari, rute yang ditunjukkan ternyata mengarah ke jalanan sempit yang minim informasi kondisi sebenarnya.

“Dari keterangan pengemudi, perjalanan dari Mranggen, Kabupaten Demak menuju Kota Salatiga menggunakan jalur alternatif lewat Google Maps. Setibanya di lokasi, jalan yang dilalui ternyata sempit dan licin akibat hujan deras. Ban depan mobil terperosok, sehingga kendaraan nyungsep hingga menimpa rumah warga, ” jelas AKP Lingga.

Rumah yang beruntung hanya mengalami kerusakan ringan tersebut diketahui milik seorang warga bernama Parmun. Kejadian yang terjadi di tengah guyuran hujan deras ini, membuat kondisi jalanan menjadi sangat licin dan menyulitkan setiap manuver kendaraan, termasuk bagi mobil penumpang.

Pranoto dan Sudjarwo, warga setempat, turut menguraikan kronologi berdasarkan cerita pengemudi yang masih terguncang. Mereka menjelaskan bagaimana aplikasi navigasi rupanya membawa petaka.

“Pengemudi berangkat dari Mranggen dan mengikuti rute Google Maps. Sesampainya di pertigaan Dusun Kawengen, seharusnya berbelok ke kanan menuju Tengaran, tapi pengemudi salah arah mengikuti jalur ke kiri yang merupakan jalan kampung. Mobil akhirnya nyungsep dan menabrak rumah warga, ” ujar Pranoto didampingi Sudjarwo.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, betapa pentingnya kewaspadaan saat menggunakan teknologi navigasi, terutama saat memasuki wilayah yang tidak familiar seperti jalan kampung yang sempit atau ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Pihak kepolisian pun tak henti-hentinya mengingatkan agar para pengendara selalu memastikan kondisi jalan sebelum memutuskan mengikuti jalur alternatif demi keselamatan bersama.

(Infopublik)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |