Keerom — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong melalui berbagai program strategis di sektor pertanian. Salah satunya melalui kegiatan tanam padi serentak dalam Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dilaksanakan di Kampung Wulukubun, Arso XIV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut digelar secara virtual dan terhubung dengan 19 provinsi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari gerakan nasional percepatan pengembangan lahan pertanian guna meningkatkan produksi pangan dalam negeri.
Dalam kegiatan itu, Pelaksana Harian (Plh) Danramil 1701-23/Skanto, Peltu Djulianto bersama dua orang Babinsa turut hadir mendampingi pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan di bidang pertanian. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari berbagai unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, instansi pertanian, hingga kelompok tani setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Keerom Drs. H. Daud, M.Si, Kepala Balai Riset dan Mekanisasi Pertanian (BRMP) Papua Dr. Aser Rouw, S.P., M.Si, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Keerom Marthen Asmuruf, S.Pt, Kasubag TU BPLIP Kelas I Jayapura Yohanis T. Karrang, SE, MM, Danyon TP 815/WGT Letkol Inf Syafudien Hasan, S.Sos., M.IP, serta sejumlah pejabat dari pemerintah provinsi, penyuluh pertanian, kepala kampung dan kelompok tani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman padi secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Keerom menggunakan alat tanam Hand Push Seeder. Selanjutnya, para pejabat yang hadir bersama para petani melakukan penanaman padi secara manual sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program peningkatan produksi pangan nasional.
Program Cetak Sawah Rakyat tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dinas pertanian, penyuluh pertanian lapangan, kelompok tani, hingga dukungan dari TNI melalui peran Babinsa yang secara aktif melakukan pendampingan di wilayah binaan guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
Plh Danramil 1701-23/Skanto Peltu Djulianto menegaskan bahwa kehadiran kehadiran Koramil 1701-23/Skanto dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani di wilayah binaan, terutama dalam mendukung program Cetak Sawah Rakyat yang menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pengembangan lahan pertanian baru di Distrik Skanto diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain memperkuat sektor pertanian, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Keerom yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian.
Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, Program Cetak Sawah Rakyat di Distrik Skanto diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (Redaksi Papua)







































