Gerbang Mudik 2026 Dibuka: Exit Tol Ambarawa dan Polisi Siaga Layani

4 hours ago 4

AMBARAWA - Menyambut gelombang pemudik Lebaran 2026, sebuah gerbang baru kini terbuka di Kabupaten Semarang. Jalur Exit Tol Fungsional Ambarawa telah resmi beroperasi sejak Jumat pagi (13/3/2026), menawarkan harapan baru untuk kelancaran mobilitas dan meredakan potensi kepadatan lalu lintas.

Sejak dini hari, kendaraan dari arah Bawen mulai memanfaatkan jalur fungsional ini. Meskipun pagi itu masih terpantau lengang, diperkirakan kesibukan akan meningkat seiring berjalannya waktu, mencapai puncaknya pada siang hingga malam hari.

Kehadiran jalur ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga membawa pengalaman perjalanan yang berbeda. Dari gerbang tol Ambarawa, pemandangan alam pegunungan yang memukau akan menyambut para pemudik, memberikan sentuhan keindahan tersendiri di selatan Semarang.

Agus Purnomo (45), warga Ambarawa, tak ingin ketinggalan. Ia mengaku sengaja menjajal rute baru ini.

“Ternyata jalur baru ini pemandangannya sangat bagus. Walaupun cuacanya cukup panas, tapi dengan panorama perbukitan dan Gunung Ungaran membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan tidak membosankan, ” ujarnya dengan antusias.

Di sisi keamanan, Polres Semarang menunjukkan kesiapannya. Sejumlah personel telah disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan arus lalu lintas berjalan tertib dan para pengguna jalan merasa aman.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengonfirmasi bahwa pengamanan ini merupakan bagian integral dari Operasi Ketupat Candi 2026 yang berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026.

“Sebanyak 510 personel Polres Semarang kami kerahkan untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Personel juga didukung oleh unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang guna memastikan masyarakat yang melintas merasa aman dan nyaman, ” tegas AKBP Ratna.

Lebih lanjut, ia merinci strategi pengamanan dengan delapan pos yang disiagakan. Lima di antaranya ditempatkan di rest area sepanjang Tol Semarang–Solo di wilayah Kabupaten Semarang.

“Selain lima pos pengamanan di rest area tol, kami juga menyiagakan satu pos terpadu di Ngampin serta dua pos pengamanan di kawasan wisata Bandungan dan Getasan, ” jelasnya.

Pembukaan jalur fungsional Ambarawa ini diharapkan tidak hanya menjadi alternatif akses yang vital bagi pemudik, tetapi juga secara signifikan mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri utama, khususnya di sekitar Ambarawa dan wilayah sekitarnya. Dengan kombinasi personel yang sigap dan infrastruktur yang terus ditingkatkan, harapan besar tertuju pada kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Semarang.

(Infopublik)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |