Hadiri Pernikahan Warga, Babinsa Rancasenggang Perkuat Komsos dan Keamanan Lingkungan

2 hours ago 2

Bandung Barat – Babinsa Desa Rancasenggang Koramil 0902/Sindangkerta Kodim 0609/Cimahi, Sertu Reza, menghadiri acara pernikahan salah seorang warga binaan di Kampung Sasak Kupa RT 04/RW 07, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (25/07/2026).

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial melalui Komunikasi Sosial (Komsos). Selain memenuhi undangan warga, kegiatan itu dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan Ketua RW, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Sertu Reza menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, serta menghidupkan semangat gotong royong.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif.

“Menghadiri kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Melalui komunikasi sosial seperti ini, kami dapat mempererat hubungan dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, ” kata Sertu Reza.

Ketua RW 07 Kampung Sasak Kupa, Kidi, mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam acara tersebut. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah meluangkan waktu menghadiri undangan warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman, mempererat silaturahmi, dan menunjukkan bahwa TNI selalu dekat dengan rakyat. Kami siap terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, ” ujar Kidi.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan. Kedekatan yang terbangun diharapkan dapat mendukung penyelesaian berbagai persoalan melalui musyawarah, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan.

Danramil 0902/Sindangkerta, Kapten Arh. Asep Suhendi, S.E., mengatakan bahwa Babinsa harus senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah binaannya.

“Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun kemasyarakatan. Kehadiran tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI sekaligus upaya memperkuat komunikasi sosial agar tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif, ” tuturnya.

Dandim 0609/Cimahi, Letkol Inf. Ratno, S.H., M.IP., menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu pilar penting dalam pelaksanaan pembinaan teritorial.

“Komunikasi sosial yang dilaksanakan Babinsa menjadi salah satu pilar penting dalam pembinaan teritorial. Kedekatan antara prajurit dengan masyarakat akan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung terciptanya stabilitas yang berkelanjutan, ” katanya.

Sementara itu, Danrem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., mendorong aparat kewilayahan untuk terus membangun komunikasi yang humanis, responsif, dan solutif dengan masyarakat.

“Kami terus mendorong seluruh aparat kewilayahan agar membangun komunikasi yang humanis, responsif, dan solutif. Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, ” ujarnya.

Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan bahwa prajurit harus mampu menjadi teladan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prajurit Kodam III/Siliwangi harus selalu hadir di tengah masyarakat, menjadi teladan dalam menjaga persatuan, memperkuat komunikasi sosial, serta memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan, ” tegasnya.

Melalui komunikasi sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, hubungan harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, setiap potensi permasalahan di lingkungan dapat dideteksi dan diselesaikan secara cepat, tepat, serta mengedepankan musyawarah dan kebersamaan. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |