Harlah ke-92 GP Ansor: Aksi Hijau Dandim Temanggung di Lereng Sumbing

14 hours ago 6

TEMANGGUNG - Di tengah semarak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sebuah komitmen kuat terhadap kelestarian alam terwujud nyata. Melalui program SAPA Temanggung (Sahabat Ansor Peduli Alam), ribuan kader GP Ansor bersatu padu menggelar aksi penghijauan di kawasan lereng Gunung Sumbing dan Sindoro, tepatnya di Lapangan Desa Batursari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (19/4/2026).

Kehadiran Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat, turut memperkokoh makna sinergi. Beliau turut memimpin langsung kegiatan penanaman pohon dan penebaran benih ikan, sebuah simbol kepedulian yang mendalam terhadap masa depan bumi.

Momentum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah manifesto kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah yang berakar pada ekologi.

Rangkaian acara diawali dengan upacara khidmat yang dipimpin oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan. Kebersamaan kian terasa ketika seluruh peserta, dari pejabat hingga tokoh masyarakat, turun langsung ke lapangan, mengotori tangan demi aksi nyata penghijauan yang menyentuh hati.

Usai kegiatan penuh makna, Dandim Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han dengan tegas menyampaikan pandangannya mengenai arti penting pelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari upaya bela negara.

“Apa yang dilakukan GP Ansor melalui gerakan SAPA ini menunjukkan bahwa pemuda memiliki visi jangka panjang. Menjaga alam adalah bagian dari bela negara. Pohon yang kita tanam dan benih ikan yang kita tebar hari ini adalah investasi untuk masa depan generasi mendatang, ” kata Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho.

Beliau menambahkan, Kodim 0706/Temanggung akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan yang berorientasi pada lingkungan dan sosial, sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“Kami siap bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan Temanggung tetap hijau, produktif, dan kondusif, ” tegasnya, menunjukkan komitmen tak tergoyahkan.

Di sisi lain, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengapresiasi geliat GP Ansor di usianya yang ke-92. Beliau melihat organisasi ini semakin adaptif dalam merespons isu-isu global, termasuk perubahan iklim dan ketahanan lingkungan yang kian mendesak.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menggerakkan masyarakat luas untuk peduli lingkungan, ” ujar Agus Setyawan, menekankan pentingnya keberlanjutan gerakan.

Tak lupa, kehangatan kebersamaan turut dirasakan melalui tradisi kearifan lokal “Kembul Bejono”. Makan bersama beralaskan daun pisang ini menjadi lambang kuat dari persaudaraan, kesetaraan, dan keharmonisan yang terjalin antar elemen masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Prabowo Prasetyo, jajaran Forkopimda, para ulama Nahdlatul Ulama, serta pengurus GP Ansor dan Banser Kabupaten Temanggung, yang semakin memperkaya khazanah persatuan.

Melalui aksi nyata ini, Kabupaten Temanggung kembali mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan dalam menggalang gerakan pemuda yang peduli lingkungan di Jawa Tengah. Diharapkan, sinergi lintas sektor yang telah terbangun ini akan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi kelestarian alam dan kesejahteraan seluruh masyarakat. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |