PURWOREJO - Suasana gotong royong mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026).
Tak hanya anggota Satgas TMMD, sejumlah ibu-ibu warga Desa Watuduwur ikut turun langsung membantu pengerjaan sasaran fisik program tersebut. Mereka bekerja bersama personel TNI di tengah cuaca panas sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa.
Kehadiran warga menjadi gambaran bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada personel TNI. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pengerjaan sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah warga.
Babinsa Desa Watuduwur, Sertu Supri, turut memberikan motivasi kepada para ibu yang ikut bergotong royong. Ia mengajak warga mempertahankan kekompakan selama seluruh rangkaian TMMD berlangsung.
“Semangat ibu-ibu luar biasa. Kehadiran dan bantuan masyarakat sangat berarti dalam mendukung kelancaran pembangunan melalui program TMMD ini, ” kata Sertu Supri.
Menurutnya, gotong royong bukan sekadar membantu menyelesaikan pekerjaan fisik. Kebersamaan antara TNI dan warga juga menjadi kekuatan untuk membangun hubungan sosial yang semakin erat.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Dengan bekerja bersama, pekerjaan menjadi lebih ringan dan suasana juga semakin guyub, ” ujarnya.
Para ibu warga Watuduwur pun terlihat bekerja sesuai kemampuan masing-masing. Mereka secara sukarela ikut membantu Satgas TMMD sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan yang berlangsung di wilayah desa mereka.
Keterlibatan masyarakat tersebut sekaligus memperlihatkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Program TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan kepedulian warga terhadap kemajuan Desa Watuduwur.
Semangat gotong royong yang tumbuh selama TMMD ke-129 diharapkan tetap berlanjut setelah program berakhir. Dengan kebersamaan antara TNI dan masyarakat, pembangunan desa dapat terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.
(Agung)
















































