KAPUAS - Peristwa insiden pengamanan Aliansi Masyarakat di lokasi PT Asmin Bara Bronang (ABB) di jalan Hauling angkutan batubara desa Bronang Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (3/3/26) lalu, oleh Polres Kapuas. Mendapatkan sorotan beragam dari masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Tengah
Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, melalui video siaran persnya berdurasi 02.06 menit tersebut menyampaikan rasa prihatin atas terjadi nya luka-luka baik itu kepada Aliansi masyarakat dan anggota kepolisian.
Inilah isi pernyataan dari Kapolres Kabupaten Kapuas, menyingkapi insiden tersebut:
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kami menjelaskan bahwa benar telah terjadi kegiatan penanganan kepolisian terhadap aksi penutupan jalur Lintas Hauling PT Asmin Bara Bronang, tepatnya di Kecamatan Kapuas Tengah Kecamatan Kapuas, Kalimantan Tengah.
Dalam hal ini, kami merasa prihatin terjadinya korban di kedua belah pihak baik dari Polri dan masyarakat. Namun sampai saat ini anggota masyarakat yang terkena penembakan dan anggota kepolisian yang terkena sejata tajam dalam kondisi baik.
Dapat kami jelaskan juga bahwa kegiatan aksi penutupan jalur Hauling tersebut, dilakukan sebelumnya sudah melalui proses penanganan mediasi, baik yang dilaksanakan dari tingkat Kecamatan. Tingkat Kabupaten. Sampai dengan dilaksanakannya aksi penutupan jalur Hauling tersebut.
Sampai dengan saat ini situasi dan kondisi wilayah kabupaten Kapuas khususnya Kecamatan Kapuas Tengah dalam keadaan kondusif. Masyarakat dapat beraktivitas dengan baik.
Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita-berita isu-isu yang mungkin menyesatkan atau belum tentu kebenarannya sehingga dapat merugikan kita semua sekian dan terima kasih".
Demikian siaran pers yang disampaikan Kapolres Kapuas ini, dan berharap Kondusitifitas dan Kamtibmas berjalan baik seperti sedia kala.(Red).




































