CILACAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan Pembinaan Keagamaan (Majelis Taklim) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan pada Senin, 9 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang diikuti warga binaan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalani masa pidana.

Kegiatan majelis taklim diisi oleh K.H. Sirojul Munir dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dengan materi Keutamaan Bulan Ramadhan dan Amalan di Bulan Ramadhan.
Dalam penyampaiannya, beliau mengajak warga binaan untuk memanfaatkan momentum bulan suci sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah.
“Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, ” ujar K.H. Sirojul Munir.
Kegiatan ini turut didampingi petugas Seksi Binadik serta dihadiri enam orang peserta magang.
Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu pilar penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Melalui kegiatan majelis taklim ini, kami berharap warga binaan dapat memperkuat keimanan dan menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana perubahan diri ke arah yang lebih baik, ” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial AK mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena menambah ilmu agama dan membuat kami lebih semangat untuk memperbaiki diri, ” tuturnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran oleh warga binaan sebagai bentuk latihan dan penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an.
(Humas Lapas Besi)




































