AGAM – PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat bersama Satlantas Polres Agam dan Dinas Perhubungan Kabupaten Agam melakukan pemeriksaan kelayakan armada angkutan umum melalui kegiatan rampcheck di PO Gumarang Jaya dan Lubuk Basung Express.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan transportasi umum, mendorong kepatuhan berlalu lintas, serta memastikan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut masyarakat berada dalam kondisi layak jalan.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas Jasa Raharja, Lidya Rani Safitri, bersama jajaran Satlantas Polres Agam dan Dinas Perhubungan Kabupaten Agam. Petugas melakukan pengecekan terhadap armada sekaligus memberikan edukasi kepada pengemudi dan pengurus perusahaan angkutan umum.
Rampcheck dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian utama sebelum armada beroperasi membawa penumpang. Kondisi kendaraan, kelengkapan perlengkapan keselamatan, serta kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas menjadi bagian dari perhatian dalam kegiatan tersebut.
Selain memeriksa kelayakan armada, petugas juga mengingatkan pengurus perusahaan angkutan umum agar memenuhi kewajiban administrasi kendaraan, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan pemeriksaan armada angkutan umum secara berkala merupakan langkah penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan penumpang dimulai dari kendaraan yang layak dan pengemudi yang tertib. Karena itu, rampcheck seperti ini penting dilakukan untuk memastikan armada yang digunakan masyarakat benar-benar diperhatikan aspek keselamatannya, ” ujar Teguh.
Menurutnya, perusahaan angkutan umum memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap kendaraan yang dioperasikan memenuhi aspek keselamatan. Tidak hanya kondisi teknis kendaraan, berbagai perlengkapan keselamatan juga harus tersedia dan dipastikan dapat digunakan saat diperlukan.
“Kami juga mengingatkan agar alat-alat keselamatan di dalam armada dilengkapi dan diperiksa secara berkala. Jangan sampai perlengkapan keselamatan baru dicari ketika terjadi keadaan darurat, ” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut memberikan edukasi kepada pengurus dan pengemudi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan transportasi umum yang aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada penumpang.
Teguh menegaskan, keselamatan transportasi umum membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan terus diperkuat untuk memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian bersama.
“Jasa Raharja tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk bersama-sama memastikan transportasi umum berjalan dengan aman. Yang kita jaga bukan hanya kendaraan, tetapi keselamatan masyarakat yang menggunakan kendaraan tersebut, ” tuturnya.
Melalui kegiatan rampcheck yang dilakukan secara berkelanjutan, Jasa Raharja Sumatera Barat bersama stakeholder terkait terus mendorong terbentuknya budaya keselamatan di lingkungan angkutan umum. Edukasi kepada pengemudi dan pengurus perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap kelayakan armada, kepatuhan administrasi, serta keselamatan penumpang.
Teguh berharap kegiatan pemeriksaan tidak hanya dipandang sebagai agenda penertiban sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun standar keselamatan yang konsisten di setiap perusahaan angkutan umum.
“Harapan kami, pemeriksaan seperti ini tidak dipandang sebagai kewajiban sesaat. Keselamatan harus menjadi kebiasaan dan bagian dari standar pelayanan setiap perusahaan angkutan umum, ” tutup Teguh.









































