PADANG – Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan di sejumlah titik rawan kecelakaan.
Persiapan pemasangan spanduk tersebut dibahas dalam rapat teknis Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang melibatkan Jasa Raharja Kanwil Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, dan Polri, Rabu (12/8). Pertemuan berlangsung di Warung Teko.
Rapat membahas sejumlah aspek teknis, termasuk penentuan lokasi pemasangan spanduk keselamatan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Keselamatan Berlalu Lintas yang akan dilaksanakan pada September 2026.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan pencegahan kecelakaan harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya berfokus pada penanganan setelah kecelakaan terjadi.
“Keselamatan lalu lintas bukan hanya soal bagaimana menangani korban setelah kecelakaan terjadi, tetapi bagaimana kita bersama-sama mencegah kecelakaan itu terjadi. Karena itu, pemasangan spanduk di titik rawan ini menjadi salah satu bentuk pengingat kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, ” ujar Teguh.
Menurutnya, spanduk keselamatan yang dipasang di lokasi strategis diharapkan menjadi pengingat visual bagi pengendara agar menyesuaikan kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan rawan kecelakaan.
“Pesannya sederhana, tetapi harus terus diingatkan. Ketika masyarakat semakin sadar bahwa ada titik-titik tertentu yang perlu diwaspadai, kita berharap perilaku berkendara juga menjadi lebih hati-hati, ” katanya.
Dalam rapat tersebut, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan Polri juga melakukan koordinasi terkait lokasi sasaran pemasangan spanduk. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar kegiatan keselamatan lalu lintas dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi pengguna jalan.
Sebagai tindak lanjut, pemasangan spanduk keselamatan akan dilakukan di sejumlah wilayah yang telah ditentukan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Pauh, Lubuk Begalung, dan Batang Anai.
Jasa Raharja Sumatera Barat terus mendorong sinergi bersama stakeholder dalam memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Edukasi dan kampanye keselamatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib dan aman dalam berlalu lintas.
“Harapan kami, kegiatan ini bukan sekadar memasang spanduk. Lebih dari itu, pesan keselamatan yang disampaikan bisa benar-benar sampai kepada pengguna jalan dan mendorong mereka untuk lebih disiplin serta mengutamakan keselamatan, ” tutur Teguh.
Dengan kolaborasi antara Jasa Raharja, Dishub, dan Polri, pemasangan spanduk di titik rawan kecelakaan diharapkan menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan di Sumatera Barat.


















































