Jumat Curhat di Mesjid Mujahidin, Kapolres Jembrana Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Waspada Narkoba

1 week ago 6

Jembrana – Dalam rangka mempererat komunikasi dengan masyarakat, Polres Jembrana menggelar kegiatan Jumat Curhat yang dipimpin langsung Kapolres Jembrana Kadek Citra Dewi Suparwati, Kamis malam (12/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Mujahidin, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana tersebut dihadiri sekitar 50 orang, terdiri dari pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Takmir Masjid Mujahidin M. Zaini Mifta, Kasat Intelkam Polres Jembrana AKP I Kadek Ardana, Kasat Narkoba Polres Jembrana AKP Made Suharta Wijaya, Kasat Tahti Polres Jembrana IPTU I Gede Sudiartana, Kapolsek Negara AKP Andi Prasetio, Lurah Loloan Barat Ujang Endi Kurnia, Babinsa setempat, serta para pengurus ketakmiran masjid.

Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Mujahidin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Jembrana bersama jajaran di tengah masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa Masjid Mujahidin merupakan salah satu masjid terbesar di Kabupaten Jembrana serta memiliki program sosial berupa Makanan Gratis Barokah yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolres Jembrana yang telah berkenan hadir di Masjid Mujahidin. Kami berharap kerja sama dengan Polres Jembrana terus terjalin dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, ” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Kapolres Jembrana menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, terutama menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berdekatan.

“Momentum ini sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan. Mari kita bersama-sama menjaga toleransi dan saling menghormati dalam setiap perayaan hari besar keagamaan, ” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Hindu, termasuk tidak menggunakan kendaraan bermotor.

Selain itu, Kapolres menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian baru-baru ini berhasil mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti sekitar 6 kilogram sabu dan 5.000 butir ekstasi.

“Kami sangat atensi terhadap peredaran narkoba. Jika ada anggota keluarga yang terindikasi sebagai pengguna, selain proses hukum juga terdapat mekanisme rehabilitasi yang dapat ditempuh untuk pemulihan, ” jelasnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat terkait adanya modus baru peredaran narkoba yang dicampurkan dalam cairan liquid vape, serta mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak terpengaruh penyalahgunaan narkoba maupun paham radikalisme.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak memposting hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan, terutama saat perayaan Nyepi.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut menjadi sarana dialog antara kepolisian dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jembrana.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |