KAI Daop 7 Madiun Apresiasi Warga Peduli Keselamatan Perlintasan

1 day ago 6

MADIUN - Dedikasi luar biasa Aris Susanto dalam menjaga keselamatan di perlintasan kereta api menuai apresiasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Tindakannya yang sigap dalam mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di JPL 303A Mengkreng menjadi bukti nyata kepedulian yang patut dicontoh.

Penghargaan ini diserahkan langsung dalam Apel Pagi Pembinaan Pegawai yang berlangsung khidmat pada Senin, 27 Juli lalu, di Kantor Daop 7 Madiun. Acara yang dipimpin oleh Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, ini dihadiri jajaran manajemen dan seluruh pekerja, menjadi momen penting untuk evaluasi, penguatan disiplin, serta penanaman budaya keselamatan.

Dalam arahannya, Alam Prasetyo menekankan pentingnya kewaspadaan dan prinsip 'safety first' bagi seluruh pekerja KAI. "Setiap insan KAI wajib menjalankan tugas sesuai fungsinya untuk menjaga keselamatan operasional kereta api, " tegasnya.

Alam Prasetyo secara khusus menyoroti peran Aris Susanto. "Apresiasi kami sampaikan kepada Aris Susanto atas dedikasi, kepedulian, dan kesigapannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng. Tindakan ini berkontribusi besar dalam mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, " ujar Alam Prasetyo pada Senin (27/7).

Lebih dari sekadar ucapan, KAI Daop 7 Madiun memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp2, 5 juta kepada Aris Susanto. Ini adalah bentuk penghargaan konkret atas kecepatan dan kepeduliannya mencegah bahaya di perlintasan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan makna di balik penghargaan ini. "Apa yang dilakukan Aris Susanto merupakan contoh nyata bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepedulian dan kesigapannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng telah berkontribusi mencegah potensi kecelakaan dan menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan, " ujar Tohari.

KAI Daop 7 Madiun tak henti-hentinya mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Kepatuhan terhadap rambu, sinyal, dan arahan petugas adalah kunci. Pengguna jalan wajib berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang melintas sebelum melanjutkan perjalanan. Penting diingat, palang pintu bukan jaminan utama, melainkan pengaman perjalanan kereta api. Keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada kedisiplinan setiap individu.

Melalui Apel Pagi ini, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat budaya keselamatan sebagai pondasi utama perusahaan, sekaligus mengapresiasi setiap kontribusi nyata dalam menjaga kelancaran dan keamanan setiap perjalanan kereta api.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |