MADIUN - Menjelang puncak kesibukan Angkutan Lebaran 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan. Langkah konkret diambil untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan, baik di lingkungan stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api, mendapatkan perhatian serius.
Sebagai wujud nyata dari upaya ini, Daop 7 Madiun secara masif memperkuat implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Ini adalah upaya kami untuk menjembatani komunikasi dua arah yang lebih efektif.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa penguatan SP4N-LAPOR! ini merupakan bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi terbaru, yaitu Peraturan Menteri PANRB Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SP4N-LAPOR!.
“Kami ingin memastikan setiap pemudik merasa nyaman dan memiliki saluran yang mudah diakses untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun laporan selama perjalanan di masa Lebaran ini. Penguatan SP4N-LAPOR! adalah bagian dari upaya kami menciptakan transparansi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, ” ujar Tohari, Jumat (13/6/2025).
Fokus utama dari optimalisasi layanan pengaduan selama masa mudik dan balik Lebaran ini adalah:
Pelayanan Prima: KAI Daop 7 Madiun menjamin setiap aduan masyarakat, baik terkait fasilitas stasiun maupun pelayanan di dalam kereta, akan dikelola secara profesional sesuai standar nasional. Kami ingin memberikan rasa aman dan kepastian.
Kenyamanan Penumpang: Kelancaran mobilitas masyarakat selama periode puncak arus mudik dan balik adalah prioritas. Melalui pengawasan yang lebih ketat dan feedback langsung dari pengguna jasa, kami berupaya menciptakan perjalanan yang mulus.
Inovasi Berkelanjutan: KAI Daop 7 Madiun terus berinovasi, mengintegrasikan teknologi informasi untuk mempermudah akses pelayanan publik yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami percaya teknologi adalah kunci untuk pelayanan yang lebih baik.
Masyarakat kini dapat dengan mudah menyampaikan suara mereka untuk layanan yang lebih nyaman melalui survei pengalaman mudik. Cukup pindai barcode yang tersebar di stasiun-stasiun atau melalui tautan berikut: https://bit.ly/qrcode_skm_kemenpanrb. Ini adalah cara kami mendengarkan Anda secara langsung.
“KAI Daop 7 Madiun tidak akan berhenti berinovasi. Kami berharap dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan, aman, serta selamat bagi seluruh pelanggan kereta api, khususnya dalam momen penuh makna Angkutan Lebaran tahun ini untuk tercipta ‘Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan, ” tutup Tohari mengakhiri keterangannya.















































