MADIUN - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun tak henti berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Kali ini, sentuhan kepedulian hadir melalui program pembagian takjil gratis yang menyasar penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang tengah menanti keberangkatan di stasiun.
Program yang penuh makna ini dirancang khusus untuk pelanggan yang telah melalui proses boarding pada jam-jam krusial menjelang waktu berbuka puasa. Sebuah inisiatif sederhana namun berdampak, untuk memastikan kenyamanan para pemudik di tengah kesibukan.
Detail pelaksanaannya pun telah diatur sedemikian rupa. Pembagian takjil akan dimulai tepat pukul 17.00 WIB, satu jam sebelum waktu berbuka puasa, dan berlangsung selama 10 hari terakhir bulan Ramadan, tepatnya dari tanggal 11 Maret hingga 20 Maret 2026. Setiap paket takjil yang dibagikan berisi roti, air mineral, dan kurma cokelat, sebuah kombinasi yang pas untuk melepas dahaga dan lapar.
Secara spesifik di wilayah Daop 7 Madiun, aksi kebaikan ini terpusat di Stasiun Madiun. Sebanyak 70 paket takjil dialokasikan setiap harinya, sehingga total 700 paket siap didistribusikan kepada para pelanggan setia kereta api selama periode program berlangsung.
"Program pemberian takjil gratis ini rutin kami laksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan KA Jarak Jauh selama masa Angkutan Lebaran. Kami ingin memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu repot menyiapkan makanan saat waktu berbuka tiba di stasiun, " ujar Tohari, Manager Humas Daop 7 Madiun, Selasa (17/3).
Peningkatan volume penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 ini memang terlihat signifikan. Hingga Selasa, 17 Maret 2026, atau empat hari menjelang Lebaran, KAI Daop 7 Madiun mencatat pergerakan penumpang yang luar biasa. Sebanyak 6.135 pelanggan naik atau berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun, sementara 11.237 pelanggan turun atau tiba. Angka kumulatif dari tanggal 11 hingga 17 Maret 2026 menunjukkan total 42.563 penumpang yang berangkat dan 77.564 penumpang yang tiba.
Tohari menambahkan bahwa angka-angka tersebut masih terus bergerak dinamis seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan kereta api terisi penuh. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Komitmen KAI dalam menciptakan pengalaman mudik yang berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat memang tak main-main. Tingginya angka kedatangan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun menjadi bukti nyata betapa besar kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan mereka.
"KAI mengajak masyarakat untuk dapat segera mudik menggunakan kereta api guna mengurangi kepadatan menjelang hari H Lebaran. Kami berkomitmen menciptakan ‘Mudik Nyaman Bersama’ dengan senantiasa menyelenggarakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketepatan waktu, " tutup Tohari.

































