Kakanwil Imigrasi Sulteng Lantik Pejabat Baru, Ingatkan Bahaya Judi Daring dan Pinjaman Berlebih

11 hours ago 2

PALU – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah (Sulteng), Arief Hazairin Satoto, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sejumlah Pejabat Manajerial di lingkungan Kanwil Imigrasi Sulteng. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Adiwinata, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, pada Rabu (belum disebutkan tanggalnya).

Adapun nama-nama pejabat yang resmi dilantik adalah sebagai berikut:

1. Delia Rosiana sebagai Kepala Urusan Kepegawaian, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.

2. Sahara sebagai Kepala Urusan Keuangan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.

3. Eka Nurvianti sebagai Kepala Urusan Umum, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.

4. Lidyawati Indama sebagai Kepala Urusan Keuangan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali.

5. Yabesh sebagai Kepala Urusan Umum, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali.

Dalam arahannya, Arief menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dan lumrah terjadi dalam dinamika birokrasi, khususnya di lingkungan Kementerian Imigrasi.

Mengutip arahan Sekretaris Jenderal (Sekjen), ia menekankan kepada seluruh jajaran tata usaha untuk lebih cermat dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pegawai.

Fokus perhatian tertuju pada pengelolaan keuangan pribadi pegawai serta kedisiplinan dalam penggunaan teknologi.

"Pegawai memiliki hak untuk meminjam dana dari bank. Namun, pimpinan dan bagian keuangan diharapkan dapat memberikan sosialisasi dan edukasi agar pinjaman tersebut benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang penting, " ujarnya.

Ia menegaskan, bagian keuangan dan kepegawaian diminta untuk lebih teliti dalam memeriksa kemampuan bayar cicilan para pegawai. "Sekjen menegaskan agar total cicilan tidak melebihi 50 persen dari penghasilan pegawai.

Data pegawai yang cicilannya mendekati batas tersebut perlu didata secara khusus, agar masalah keuangan pribadi tidak mengganggu pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari, " tambah Arief.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tentang maraknya kasus judi daring (online gambling) yang terjadi di lingkungan kementerian dan instansi lain.

Oleh karena itu, para pimpinan unit diminta secara aktif melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap telepon genggam pegawai untuk memastikan tidak terdapat aplikasi judi daring di dalamnya. Selain isu judi daring, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap kasus-kasus lain seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Rangkaian acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut juga diisi dengan kegiatan buka bersama dan pembagian takjil.**

Read Entire Article
Karya | Politics | | |