JAKARTA - 13/07/2026 - Menanggapi kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI dan temuan brankas uang tunai senilai Rp60 miliar, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, memberikan pernyataan, "Kasus ini adalah tamparan keras bagi integritas penegakan hukum di tanah air. Kami di FRIC memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim penyidik Kortas Tipikor Polri yang telah bekerja berani dan progresif dalam membongkar praktik 'hidden asset' ini, Temuan uang tunai Rp60 miliar di ruang rahasia bukan lagi sekadar pelanggaran administratif LHKPN, melainkan indikasi kuat tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terstruktur." Lebih lanjut, H. Dian Surahman menegaskan poin-poin krusial, Dukungan Penuh Tanpa Intervensi FRIC mendesak agar Polri terus bekerja profesional dan tidak gentar menghadapi tekanan pihak manapun, termasuk insiden kehadiran personel militer di lokasi penggeledahan yang seharusnya tidak boleh terjadi dalam proses penegakan hukum. Pengusutan Tuntas Jaringan, Kami mendesak penyidik untuk tidak hanya berhenti pada oknum pejabat tersebut, tetapi membongkar seluruh jaringan 'gurita', termasuk perantara, perusahaan cangkang (shell company), hingga pihak-pihak yang mencoba melakukan intervensi hukum. Transparansi dan Penahanan Mengingat besarnya kerugian negara yang mencapai Rp5 triliun dalam kasus batu bara PLTU ini, FRIC menuntut agar proses hukum dipercepat dan segera dilakukan penahanan terhadap pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah penghilangan barang bukti. Ujian Integritas Peristiwa ini adalah ujian nyata bagi institusi hukum Indonesia, Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas; siapapun yang memegang kuasa harus tunduk pada hukum yang berlaku tanpa pandang bulu. "FRIC akan terus mengawal kasus ini. Kami mendukung penuh langkah Polri untuk menuntaskan perkara ini hingga ke akar-akarnya demi menjaga marwah institusi penegak hukum dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, " tutup H. Dian Surahman.
Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!
1 month ago
22
Related
Trending
Popular
Yunnan Power Grid Bangun "Bearer Network" Generasi Baru Berk...
3 months ago
489
ZTE Gelar Ajang Broadband User Congress 2026 di São Paulo de...
3 months ago
225
Sinergitas TNI–Polri dan Forkopimda Cirebon Makin Solid Lewa...
3 months ago
186
Polsek Cibeber Laksanakan Cek TKP Pergeseran Tanah Di Desa G...
3 months ago
174
Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Pererat Silaturahmi den...
3 months ago
168
KuCoin Web3 Wallet Kini Terintegrasi dengan 1inch Swap API, ...
3 months ago
166
Apacer Tampilkan Solusi Penyimpanan Edge AI di COMPUTEX 2026...
2 months ago
163
Perayaan Hari Jazz Internasional 2026 Sedunia Ditutup Dengan...
3 months ago
160
Jalan di Barru Nyaris Putus 2 Tahun, Dana BTT Rp4,2 M Tersed...
3 months ago
158
The Shilla Duty Free Hadirkan Promo "Summer Catch & Win"...
3 months ago
155
ITE Hong Kong 2026: Tawarkan Beragam Peluang Baru bagi Indus...
3 months ago
151
Dukung Infrastruktur Digital Asia, FICER Hadirkan Solusi Kon...
3 months ago
144
OMOWAY Membuka Pre-order: Harga mulai dari Rp 44.5 Juta plus...
3 months ago
144
Auto China 2026: GAC Luncurkan Strategi Global Terbaru, Sema...
3 months ago
141
KuCoin Luncurkan PROOF: Tomorrowland Edition, Memadukan Komp...
3 months ago
136
Canton Fair Ke-139: Pertumbuhan "Sleep Economy" Dorong Inova...
3 months ago
135
Hisense Berkolaborasi dengan "Phantom Blade Zero", Hadirkan ...
3 months ago
134
Dari Nuansa Pesisir Tropis hingga Arena Pantai: Sanya Perkua...
3 months ago
130
KVB Futures Rayakan Ulang Tahun Pertama dengan Inisiatif CSR...
3 months ago
130
Produsen Susu Nomor Satu di Asia Yili Borong Penghargaan di ...
3 months ago
127















































