Kejari Morowali Usut Dugaan Penggelapan Dana Jetty Rp1,55 Miliar, Kades Nambo Cs Jalani Pemeriksaan

2 days ago 3

MOROWALI, Sulawesi Tengah — Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali tengah mengusut dugaan penggelapan dana sewa jetty di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp1, 55 miliar.

Dalam proses pendalaman kasus tersebut, sejumlah saksi dari masyarakat hingga Kepala Desa (Kades) Nambo bersama beberapa pihak terkait telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kepala Kejaksaan Negeri Morowali, Naungan Harahap, SH, MH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara jelas dugaan penyalahgunaan dana sewa jetty tersebut.

“Beberapa saksi dari masyarakat Desa Nambo sudah kami mintai keterangan, termasuk kepala desa dan pihak-pihak terkait lainnya, ” ujar Naungan Harahap kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mendalami indikasi dugaan penggelapan dana yang bersumber dari hasil sewa jetty di desa tersebut.

Ia menambahkan, pihak Kejari Morowali masih terus mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam pengelolaan dana sewa jetty yang saat ini menjadi sorotan masyarakat.

“Kami masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan data dan dokumen yang diperlukan, ” tambahnya.

Kasus dugaan penggelapan dana sewa jetty di Desa Nambo sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul laporan terkait selisih dana yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Sejumlah warga Desa Nambo berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan penyalahgunaan dana milik masyarakat.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap fakta yang sebenarnya dan menjerat pelaku yang terbukti menggelapkan dana sewa jetty tersebut, ” ujar sejumlah warga Nambo yang enggan namanya dipublikasikan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |