Tanah Datar - Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar mendapatkan perhatian serius dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tim Asistensi dan Monitoring Penggunaan Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Pascabencana Kemendagri melakukan kunjungan strategis di Gedung Indojolito, Selasa (22/7/2026) malam, untuk memantau langsung pemanfaatan dana yang dialokasikan pemerintah pusat.
Pertemuan yang diawali dengan suasana hangat ini dihadiri oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, bersama Staf Khusus Bidang Politik dan Media Kemendagri Kastorius Sinaga, Kepala Subdirektorat Perencanaan Daerah Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Fernando Siagian, serta Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Barat Etris. Agenda utama adalah mempererat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, sekaligus mendalami realisasi penggunaan TKD Tambahan yang krusial bagi pemulihan Kabupaten Tanah Datar.
Bupati Eka Putra menekankan betapa vitalnya bantuan TKD Tambahan ini dalam akselerasi pemulihan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Ia merasa sungguh penting untuk memastikan setiap rupiah yang ditransfer benar-benar mengalir sesuai koridor yang ada.
"Monitoring ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, " ujar Eka Putra, Selasa (27/7/2026).
Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk mengoptimalkan setiap alokasi dana dari pemerintah pusat demi manfaat nyata masyarakat ditegaskan kuat oleh Bupati Eka Putra.
Sementara itu, Staf Khusus Bidang Politik dan Media Kemendagri, Kastorius Sinaga, memaparkan bahwa kegiatan asistensi dan monitoring ini merupakan wujud nyata komitmen Kemendagri. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap sen TKD Tambahan Pascabencana benar-benar dimanfaatkan sesuai peraturan perundang-undangan dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Ia juga mengungkapkan bagaimana pentingnya melihat langsung progres di lapangan.
"Kegiatan monitoring bertujuan melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program yang didanai melalui TKD Tambahan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah daerah sehingga dapat segera dicarikan solusi, " ujar Kastorius Sinaga, Selasa (27/7/2026).
Didampingi Fernando Siagian, Kastorius Sinaga turut meninjau langsung sejumlah alat berat dan kendaraan operasional yang telah didatangkan melalui dukungan anggaran tersebut. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengadaan barang telah sesuai peruntukannya dan secara efektif mendukung percepatan penanganan pascabencana di Tanah Datar. Ia mengapresiasi upaya yang telah dilakukan.
"Kami memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mengelola bantuan pemerintah pusat secara efektif, transparan, dan akuntabel, " ujar Kastorius Sinaga, Selasa (27/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, terlihat beberapa unit kendaraan yang dibiayai dari anggaran TKD, termasuk 1 unit Backhoe Loader, 1 unit Tandem Roller, 1 unit Baby Roller, serta 2 unit mobil pemadam kebakaran ringan (Light Fire Truck). Keberadaan armada ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mempercepat rehabilitasi infrastruktur, menguatkan kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat, dan memupuk daya tahan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(**)
















































