Mamuju Tengah - Di bawah kepemimpinan Abd Gafur, S.Pd, Kepala UPTD SD Inpres Sulobaja, sebuah inovasi pendidikan bertajuk LENTERA (Literasi dan Numerasi Terintegrasi Antar Tingkat) resmi dijalankan sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pembelajaran. Berlokasi di Desa Sulobaja , Kec. Tobadak, Kab. Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat.
Menurutnya, program ini lahir dari keprihatinan terhadap hasil asesmen dan rapor mutu pendidikan dua tahun terakhir yang menunjukkan capaian literasi dan numerasi siswa masih tergolong rendah. Bahkan masih terdapat siswa yang belum mahir membaca, sehingga membutuhkan intervensi terstruktur dan berkelanjutan.

“Program LENTERA memanfaatkan pendekatan tutor sebaya dengan memberdayakan siswa kelas VI berprestasi sebagai Tutor LENTERA, ” Ucap Abd.Gafur.
Ia menjelaskan Para tutor dipilih berdasarkan rekam jejak akademik sejak kelas I hingga kelas V meraih peringkat 1 tanpa putus serta memiliki empati dan kepedulian sosial tinggi. Sebelum menjalankan tugas, mereka mendapat pembekalan langsung dari kepala sekolah bersama tim guru.
“Para tutor ini kemudian mendampingi siswa kelas I hingga kelas V dalam penguatan membaca, menulis dan berhitung, baik pada jam istirahat, jam tambahan, maupun saat guru berhalangan hadir.” Urainya.

Lanjut, Abd.Gafur menyampaikan Pelaksanaan LENTERA dikemas secara menarik dan interaktif. Kegiatan meliputi membaca buku cerita bergambar, permainan numerasi seperti kuis angka, memory run, snake game serta latihan menulis huruf dan angka. Program ini juga didukung sarana digital berupa Chromebook dan akses internet sekolah yang memadai, sehingga pembelajaran lebih variatif dan kontekstual. Setiap sesi tetap berada dalam pengawasan guru kelas atau guru piket guna memastikan efektivitas dan ketercapaian tujuan pembelajaran.
“Secara nyata inovasi ini memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah. Siswa kelas rendah menunjukkan peningkatan kemampuan dasar literasi dan numerasi serta motivasi belajar yang lebih tinggi karena pendekatan yang santai dan bersahabat. Di sisi lain, Tutor LENTERA ini juga memperoleh pengalaman berharga dalam kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab dan penguatan karakter. Guru pun terbantu dalam memberikan pendampingan individual tanpa mengganggu proses pembelajaran utama di kelas, ” tuturnya.
Abd Gafur berharap Ke depan, LENTERA direncanakan menjadi program unggulan sekolah yang terintegrasi dalam peningkatan mutu pendidikan. Pihak sekolah akan menyusun buku panduan Tutor LENTERA, memperluas keterlibatan siswa kelas VI, serta melakukan pelatihan berkelanjutan agar model tutor sebaya ini dapat dikembangkan pada mata pelajaran lainnya. Dengan kolaborasi bersama pengawas wilayah dan komite sekolah, LENTERA diharapkan terus menjadi cahaya perubahan dalam membangun budaya literasi, numerasi, serta karakter Profil Pelajar Pancasila di UPTD SD Inpres Sulobaja.















































