CIAMIS - Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., mengambil langkah strategis dengan merangkul kekayaan budaya lokal, termasuk kehadiran Kerajaan Galuh, demi menciptakan perjalanan yang aman dan penuh kenyamanan bagi masyarakat yang melintas. Sinergi ini, terjalin pada Selasa (17/03/2026), bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya mendalam untuk menghadirkan rasa aman yang menyentuh hati para pemudik.
Pendekatan unik ini menawarkan nuansa kearifan lokal yang hangat, memadukan langkah pengamanan formal kepolisian dengan sentuhan budaya yang akrab di telinga masyarakat. Kehadiran unsur budaya memberikan dimensi humanis yang membuat perjalanan mudik terasa lebih personal dan menyenangkan.
Polres Ciamis telah mempersiapkan matang berbagai antisipasi demi kelancaran arus mudik. Pendirian pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik vital, pengaturan lalu lintas yang cermat, serta penempatan personel di area rawan menjadi prioritas utama. Semua ini demi memastikan setiap perjalanan berlangsung tanpa hambatan berarti.
Kehadiran perwakilan Kerajaan Galuh diharapkan mampu mempererat ikatan antara aparat keamanan dan warga, sekaligus menjadi simbol kolaborasi seluruh elemen daerah dalam menjaga ketertiban. Pendekatan kultural ini secara efektif membangun kedekatan emosional, menjadikan pengamanan lebih dari sekadar tugas, melainkan sebuah kepedulian lintas aspek sosial dan budaya.
"Pengamanan mudik bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, tapi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur budaya, " ujar Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K. Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan situasi mudik Lebaran yang aman, tertib, dan kondusif.
Sambutan positif datang dari masyarakat. Para pemudik merasa lebih tenang dan nyaman dengan adanya pengamanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan teknis, tetapi juga dibalut kehangatan budaya. Sentuhan ramah dan bersahabat ini meninggalkan kesan mendalam, dengan harapan sinergi serupa terus berlanjut untuk menciptakan pengalaman mudik yang tak terlupakan.






































