PURWOKERTO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menggelar program edukasi hukum Bapas Goes to School di Aula Hastabrata SMAN 4 Purwokerto, Senin (20/7). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 siswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum dan membangun karakter generasi muda sejak dini.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Purwokerto, Fidika Zuri Wisulawati, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Bapas Purwokerto dengan pihak sekolah dalam memberikan edukasi hukum kepada para pelajar. Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber utama sekaligus memperkenalkan tugas dan fungsi Pemasyarakatan kepada para peserta.
Dalam pemaparannya, Nasirudin menjelaskan peran Balai Pemasyarakatan sebagai ujung tombak pembimbingan, pendampingan, dan reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa edukasi hukum kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran hukum serta mencegah anak berhadapan dengan permasalahan hukum di kemudian hari.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Muda, Fandy Ahmad Yunian, yang mengulas pentingnya memahami konsekuensi hukum sejak usia dini. Ia juga mengajak para siswa membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, dan taat aturan, serta mengingatkan bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, hingga tindak kekerasan yang dapat berdampak pada masa depan mereka.
Selain edukasi hukum, para siswa memperoleh informasi mengenai peluang pendidikan kedinasan dari Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas). Dalam sesi tersebut, taruna memperkenalkan profil kampus, persyaratan penerimaan, serta prospek karier di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan interaktif, ditandai dengan tingginya antusiasme siswa dalam sesi tanya jawab. Melalui program Bapas Goes to School, Bapas Kelas II Purwokerto menegaskan komitmennya mendukung perlindungan anak sekaligus membentuk generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungan masyarakat.(Humas Bapas Purwokerto)

















































