PURWOKERTO - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto mengikuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait kesiapan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa, 17 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh jajaran petugas sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momen Lebaran.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan bahwa pelaksanaan layanan kunjungan Lebaran tahun 2026 harus berjalan optimal, tertib, dan terkendali. Seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, pelaksanaan kunjungan hingga pengeluaran pengunjung, diharapkan dapat berlangsung lancar tanpa menimbulkan over kapasitas. Selain itu, layanan juga harus menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi prinsip non-diskriminatif.

Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan penguatan sistem pengamanan dan manajemen layanan yang matang. Hal ini meliputi pengaturan alur kunjungan melalui sistem antrean (delay system), penggunaan identitas pembeda, pemeriksaan ketat terhadap barang dan badan, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pendaftaran. Selain itu, koordinasi antar petugas dan dukungan pengamanan eksternal juga menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan seperti pungutan liar, komplain, pelarian, maupun penyelundupan barang terlarang.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Lapas Kelas IIA Purwokerto akan melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan rencana pengamanan, pembagian tugas dalam gugus kerja, hingga pelaksanaan simulasi dan evaluasi kesiapan petugas.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menegaskan bahwa siap melaksanakan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
:Jal itu terntunya dengan optimal melalui persiapan yang matang, penguatan pengamanan, serta pelayanan yang humanis. Harapannya, seluruh proses kunjungan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun warga binaan, ” tegasnya
(Humas Lapas Purwokerto)









































