Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 11 Gandeng Polda Banten Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja di MTs Nurul Hidayah

1 day ago 7

SERANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 11 berkolaborasi dengan Polda Banten menggelar kegiatan edukasi bertema "Kenakalan Remaja" di MTs Nurul Hidayah, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk perilaku menyimpang.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Hadir dalam acara ini Kepala MTs Nurul Hidayah, Sulaeman, S.Pd.I., beserta jajaran dewan guru. Sementara itu, materi edukasi disampaikan langsung oleh Bripda Gian Tusan Bazari dari Satbrimob Polda Banten.

Acara diawali dengan tadarus Al-Qur'an bersama sebagai bentuk doa untuk kelancaran kegiatan. Selanjutnya, Ketua KKM UNIBA Kelompok 11, Nabil Zulpi Apriansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi kenakalan remaja.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan sekaligus meningkatkan kesadaran para siswa agar mampu mengambil keputusan yang baik dalam kehidupan sehari-hari serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, " ujar Nabil.

Kepala MTs Nurul Hidayah, Sulaeman, S.Pd.I., turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi mengenai kenakalan remaja sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 11 yang telah bekerja sama dengan Polda Banten dalam memberikan edukasi kepada siswa-siswi kami. Materi ini menjadi bekal penting agar mereka memahami dampak dari setiap tindakan yang dilakukan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga perilaku, menaati aturan, dan fokus meraih cita-cita melalui pendidikan, " ungkap Sulaeman.

Memasuki sesi inti, Bripda Gian Tusan Bazari mengajak para siswa memahami berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sehingga diperlukan lingkungan yang sehat, pembinaan yang berkelanjutan, serta kemampuan memilih pergaulan yang positif.

Materi yang disampaikan mencakup bahaya perundungan (bullying), tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, penggunaan media sosial secara bijak, hingga dampak pergaulan bebas. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat diterima apabila melakukan tindakan yang melanggar aturan maupun norma yang berlaku.

Dalam penyampaiannya, Bripda Gian Tusan Bazari mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berakhlak mulia, serta mampu memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif.

"Karakter yang baik dibangun dari kebiasaan sehari-hari. Hormati orang tua dan guru, pilih lingkungan pergaulan yang positif, serta gunakan media sosial dengan bijak agar masa depan kalian tetap terarah, " pesannya di hadapan para peserta.

Suasana edukasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara menghadapi pengaruh negatif teman sebaya, langkah yang harus dilakukan saat menjadi korban perundungan, hingga penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, kepolisian, dan pihak sekolah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga perilaku, menaati hukum, serta membangun karakter yang berintegritas sejak dini.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama yang melibatkan narasumber dari Polda Banten, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 11, Kepala MTs Nurul Hidayah, dewan guru, serta siswa kelas VII, VIII, dan IX. Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, kondusif, dan bebas dari kenakalan remaja.

Sinergi antara perguruan tinggi, kepolisian, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai langkah nyata dalam membentuk generasi muda Kota Serang yang berkarakter, berintegritas, taat hukum, dan siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |