Manuver Berbahaya Picu Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, 2 Pemudik Terluka

8 hours ago 1

KAB SEMARANG - Kepanikan sempat melanda ruas Tol Semarang–Solo KM 440 400 Jalur A, tepatnya di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Minggu (15/3/2026) siang. Sekitar pukul 11.30 WIB, sebuah insiden lalu lintas melibatkan dua kendaraan pemudik menciptakan keprihatinan, bahkan dua penumpang dilaporkan mengalami luka ringan akibat peristiwa yang terjadi di momen jelang mudik ini.

Peristiwa ini melibatkan sebuah Daihatsu Taruna bernomor polisi A 1736 ZM dan Toyota Kijang Pick Up bernomor polisi B 9890 HX. Keduanya diketahui tengah dalam perjalanan dari arah Semarang menuju Solo, membawa harapan dan cerita menuju kampung halaman.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, menjelaskan bahwa inti dari kecelakaan ini berawal dari sebuah manuver yang berpotensi membahayakan. Berdasarkan penelusuran awal di lokasi kejadian, kecelakaan ini diduga dipicu oleh perpindahan jalur yang dilakukan oleh Daihatsu Taruna.

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kendaraan Daihatsu Taruna yang dikemudikan Pujianto (50), warga Kabupaten Tangerang, melaju melalui lajur 1 dari arah Semarang menuju Solo. Diduga kendaraan tersebut berpindah jalur ke lajur 2 atau memotong jalur, " ungkap AKP Lingga.

Pada saat yang sama, di lajur yang sama, sebuah Toyota Kijang Pick Up yang dikemudikan oleh Hanafi (43), warga Jakarta Barat, melaju. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi pick up tak sempat bereaksi menghindar, sehingga tabrakan tak terhindarkan, menghantam bagian belakang Daihatsu Taruna.

Benturan keras itu meninggalkan jejak kerusakan pada kedua kendaraan. Lebih memilukan, dua penumpang harus segera mendapatkan penanganan medis di RS AT-Tin Bawen akibat luka ringan yang diderita.

Petugas piket Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Semarang segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Olah TKP, pengamanan kendaraan, dan pendataan saksi dilakukan demi mengungkap tabir misteri kecelakaan ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk memeriksa para pengemudi serta saksi-saksi di lokasi kejadian, " ujar AKP Lingga.

Menjelang puncak arus mudik Lebaran, AKP Lingga turut mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Peningkatan volume kendaraan selalu menjadi tantangan tersendiri di masa-masa seperti ini.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara di jalan tol. Jaga jarak aman antar kendaraan dan pastikan perpindahan jalur dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar, " tegasnya, berharap pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga bagi semua.

Arus lalu lintas di titik kejadian sempat tersendat, namun berangsur normal setelah petugas berhasil mengevakuasi kendaraan yang terlibat, mengembalikan kelancaran perjalanan para pemudik lainnya. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |