YAHUKIMO - Di tengah hiruk pikuk pasar tradisional Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (04/03/2026), terlihat pemandangan hangat. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tak hanya hadir sebagai penjaga, namun juga sebagai pembeli setia hasil bumi warga. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam memutar roda perekonomian masyarakat lokal.
Mama-mama Papua, dengan senyum tulus, menjajakan hasil panen mereka: ubi jalar manis, singkong yang melimpah, serta aneka sayuran segar yang ditata apik di atas daun pisang dan terpal. Komoditas sederhana inilah yang menjadi denyut nadi kehidupan bagi banyak keluarga di pelosok Yahukimo.
Para prajurit Marinir terlihat membaur akrab, berbincang hangat dengan para pedagang sembari teliti memilih hasil panen. Pembelian langsung tanpa perantara menjadi prioritas, memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar sampai ke tangan petani, memberikan harga yang layak dan pendapatan yang lebih pasti.

Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya pembinaan teritorial yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami ingin kehadiran Satgas memberikan dampak nyata, termasuk dalam mendukung ekonomi keluarga warga. Namun saya juga menekankan kepada seluruh prajurit agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” ujar Letkol Pristiyanto.
Beliau menambahkan, stabilitas keamanan dan kesejahteraan ekonomi bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Dengan memberikan dukungan langsung kepada para pelaku ekonomi kecil, diharapkan ketahanan sosial masyarakat dapat semakin menguat.
Maria Heluka, salah seorang pedagang, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit yang berbelanja langsung.
“Kalau bapak-bapak Marinir datang beli, dagangan kami cepat habis. Uangnya bisa langsung dipakai untuk kebutuhan rumah, ” tuturnya dengan nada lega.
Langkah sederhana namun bermakna ini terbukti efektif dalam mempercepat perputaran uang di tingkat kampung, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan dan masyarakat. Pengabdian Satgas Yonif 5 Marinir di tanah Papua lebih dari sekadar menjaga perbatasan; ini adalah tentang kontribusi nyata dalam menggerakkan denyut nadi ekonomi lokal, demi terciptanya suasana yang aman, stabil, dan sejahtera di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. (Wartamiliter)




































