Marinir Hadir di Papua, Dorong Perekonomian Warga Melalui Pasar Tradisional Dekai

2 days ago 4

YAHUKIMO - Di tengah hiruk pikuk Pasar Tradisional Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (11/3/2026), hadir pemandangan hangat yang memupuk kebersamaan. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian mendalam terhadap denyut nadi perekonomian masyarakat setempat. Aksi nyata mereka terlihat saat turun langsung ke pasar, memborong beragam hasil kebun yang dijajakan para mama Papua.

Bersama para pedagang, khususnya mama-mama Papua yang dengan setia menggelar dagangannya di pinggir jalan beralaskan daun pisang maupun terpal, para prajurit Marinir berinteraksi penuh kehangatan. Ubi jalar, singkong, keladi, hingga aneka sayuran segar yang tertata rapi, merupakan sumber kehidupan utama bagi warga di wilayah pedalaman ini. Setiap pembelian yang dilakukan menjadi wujud dukungan konkret untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Lebih dari sekadar transaksi jual beli, momen ini menggambarkan sinergi dan kepedulian abdi negara dalam membantu masyarakat kecil. Komandan Satgas, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen prajuritnya untuk selalu hadir dan memberikan manfaat nyata.

"Kami ingin prajurit selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Kegiatan membeli hasil kebun warga ini merupakan salah satu bentuk dukungan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan warga, " ujar Pristiyanto.

Beliau juga mengapresiasi dedikasi para prajurit yang terus menjaga profesionalisme di tanah Papua.

"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan serta mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Satgas dapat memberikan rasa aman sekaligus manfaat bagi masyarakat, " tambahnya.

Kehadiran prajurit Marinir di pasar tradisional ini disambut gegap gempita oleh masyarakat. Momen kebersamaan yang terjalin kian mempertegas kuatnya rasa persaudaraan dan semangat gotong royong dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |