Marinir Menyapa Langit Anggruk: Dari Loreng Tumbuh Harapan di Ujung Negeri

13 hours ago 3

PAPUA - Di balik bentang pegunungan yang sunyi dan sejuknya udara perbatasan RI-PNG, kehadiran prajurit TNI menjadi cahaya yang menghangatkan hati. Pada Sabtu (05/04/2025), Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir Koops Habema menapakkan langkah penuh kepedulian ke Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo membawa bukan hanya logistik, tetapi juga pelukan persaudaraan yang tulus.

Ditemani tawa anak-anak dan sapaan hangat para mama-mama Papua, prajurit Marinir menyatu dalam harmoni dengan masyarakat. Sembako, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya disalurkan langsung dari tangan prajurit ke tangan rakyat sebuah simbol bahwa negara hadir di setiap jengkal tanah air, tak peduli seberapa jauh dan terjal medannya.

"Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi membawa pesan: kalian tidak sendiri. Anggruk adalah Indonesia, dan kami ada di sini untuk kalian, " ujar Dansatgas Letkol Marinir Siswanto dengan mata berbinar dan suara penuh empati.

Kegiatan ini bukan sekadar program distribusi logistik, tetapi misi kemanusiaan yang menyentuh hati, menjembatani jarak geografis dengan kedekatan emosional. Kehadiran prajurit di Anggruk menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga tapal batas, tapi juga merawat harapan rakyat hingga ke pelosok.

Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema, memberikan penghormatan kepada para prajurit yang telah menunjukkan wajah humanis TNI.  

"Inilah jati diri prajurit sejati. Mereka hadir bukan hanya sebagai penjaga negara, tapi sebagai pelayan kemanusiaan yang membawa harapan dan perubahan nyata. Anggruk bukan hanya titik koordinat di peta, tapi rumah bagi saudara-saudara kita yang harus merasakan kehadiran negara dalam setiap nafas kehidupan mereka, " tegasnya.

Bagi warga Anggruk, setiap butir beras yang diterima, setiap pelukan yang mereka rasakan, adalah pengingat bahwa mereka tidak dilupakan. TNI datang bukan dengan perintah, tapi dengan cinta; bukan untuk menjaga jarak, tapi untuk menjalin ikatan.

Dan di tengah keheningan alam Papua yang megah, suara hati rakyat dan prajurit menyatu dalam satu irama: Indonesia hadir, karena TNI peduli.

Authentication: 

Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono

Read Entire Article
Karya | Politics | | |