Ngobras Bapas Nusakambangan: Saat Kabapas Mengingatkan, Litmas Bukan Satu-satunya Medan Pengabdian

4 hours ago 3

Cilacap, 30 Juni 2026 - Suasana ruang pertemuan siang itu tampak berbeda. Tak ada podium tinggi, tak ada jarak antara pimpinan dan pegawai. Yang terdengar justru percakapan-percakapan lugas yang sesekali diselingi tawa. Namun di balik forum bertajuk Ngobras (Ngobrol Santai) itu, tersimpan pesan yang tegas: Bapas Nusakambangan harus bergerak lebih jauh dari sekadar rutinitas.

Di hadapan seluruh pegawai, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Nusakambangan, RM Dwi Arnanto, mengajak jajarannya melihat kembali arah organisasi. Menurutnya, Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) memang menjadi tugas penting, tetapi bukan satu-satunya wajah Balai Pemasyarakatan. Pembimbingan, pendampingan, pengawasan, hingga pemberdayaan klien harus menjadi perhatian yang sama besarnya.

"Jangan sampai kita dikenal hanya karena Litmas. Bapas memiliki peran yang jauh lebih luas. Kita harus hadir di tengah masyarakat, membangun kepercayaan, menciptakan inovasi, dan memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat, " tegas RM Dwi Arnanto.

Arahan itu kemudian mengalir menjadi sejumlah gagasan konkret. Kabapas mendorong pegawai untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, Babinsa, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan lainnya. Griya Abhipraya diharapkan semakin hidup melalui berbagai kegiatan pembimbingan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Di sisi lain, media sosial diminta menjadi etalase kinerja organisasi agar setiap capaian dapat diketahui publik. Bahkan, muncul gagasan mengembangkan koperasi pegawai melalui pendirian Angkringan Griya Abhipraya, sebuah ruang yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi media interaksi dan pemberdayaan.

Ngobras pun berakhir tanpa tepuk tangan yang berlebihan. Yang tersisa justru sederet pekerjaan rumah dan semangat baru. Di Bapas Nusakambangan, perubahan tidak selalu lahir dari ruang rapat yang formal. Terkadang, ia bermula dari percakapan sederhana yang mampu mengubah cara pandang, memperkuat komitmen, dan menggerakkan seluruh jajaran untuk menghadirkan pemasyarakatan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |