Ombudsman Pantau Arus Mudik Jateng: Layanan Tanjung Emas dan Kalikangkung Aman

5 days ago 4

SEMARANG - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah memperketat pengawasan layanan publik di sektor transportasi selama periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Pemantauan dilakukan di sejumlah titik krusial, termasuk Pelabuhan Tanjung Emas dan Gerbang Tol Kalikangkung, Senin (16/3/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta mencegah potensi maladministrasi di tengah meningkatnya mobilitas pemudik.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida, mengungkapkan bahwa berdasarkan data pemantauan, arus lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung diprediksi mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, namun masih dalam kategori terkendali.

“Realisasi lalu lintas Lebaran 2025 di Kalikangkung tercatat 68.671 kendaraan keluar arah Semarang dan 76.563 kendaraan masuk arah Jakarta. Sementara untuk 2026 diprediksi meningkat menjadi 71.127 kendaraan keluar dan 76.569 kendaraan masuk, dengan rasio volume terhadap kapasitas (V/C Ratio) masih dalam batas aman, ” jelas Siti Farida.

Selain itu, Ombudsman juga mencatat adanya penurunan signifikan pada jumlah penumpang angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Emas.

“Untuk angkutan laut Lebaran 2026, terjadi penurunan jumlah penumpang naik dan turun sebesar 36, 89 persen dibandingkan tahun 2025, ” tambahnya.

Dalam pemantauan di Posko Mudik Gerbang Tol Kalikangkung, Ombudsman memastikan bahwa layanan transportasi dan pendukungnya berjalan dengan baik. Ketersediaan petugas pengamanan, tenaga medis, obat-obatan, hingga sarana prasarana dinilai memadai.

“Secara umum, layanan mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Petugas siaga, fasilitas kesehatan tersedia, dan sarana pendukung cukup memadai untuk melayani pemudik, ” tegasnya.

Meski demikian, Ombudsman menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara intensif sepanjang periode mudik dan arus balik guna memastikan kualitas layanan publik tetap terjaga.

“Kami akan terus melakukan pemantauan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan bebas dari potensi maladministrasi, ” pungkas Siti Farida.

Pengawasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan perjalanan mudik tidak hanya lancar, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |